Harjanta Mantapkan Kader Relawan ABY-HJT Dapil 1, Dimenit Akhir.

 

Pemantapan relawan ABY-HJT Dapil 1 Klaten
Mattanews.com || Klaten – Memasuki hari tenang pelaksanaan Pilkada Klaten 9 Desember 2020, calon wakil Bupati nomor urut 3 Drs Harjanta, SE.MPd (HJT) memberi pemantapan sekitar 150 kader relawan se wilayah dapil 1 Klaten. Pemantapan yang digelar di Posko ABY-HJT, di komplek perumahan Kerapyak, Desa merbung, Kecamatan Klaten Selatan jawa Tengah, juga di hadiri ketua DPC PSI Klaten Riky Prapto Nugroho serta puluhahn anggota Satgas PDIP.

Pada kesempatan tersebut Harjanta meminta agar para kader dan relawan paslon 03 ABY-HJT, tidak perlu takuit jika ada intimidasi baik yang dilakukan oleh oknum perangkat desa, ASN atau oknum RT/RW. Demikian pula jika ada relawan yang nanti akan menjadi saksi di TPS (Tempat Pemungutan Suara). Menurut HJT, peran saksi sangat vital dan krusial, karena terkait langsung dengan dokumen perolehan suara yang harus dikawal hingga KPU.   

“Sebagai kader 03, kita tidak boleh takut apalagi mundur jika ditekan oleh pihak lain. Apalagi saksi yang nanti bertugas di TPS (tempat pemungutan Suara). Jangan takut jika ada ancaman. Kawal terus perolehan suara hingga benar-benar aman sampai KPU. Jangan sampai suara kita hilang karena saksi takut dan tidak maksimal”, tegas Harjanta.

Guna mengantisipasi hal tersebut lanjut HJT tim pemenangan akan menerjunkan petugas bayangan yang berfungsi mensuport keberadaan saksi, baik selama bertugas di TPS hingga pada proses penghitungan suara sampai akhir.

Pembekalan kader dan relawan ABY-HJT Lemah Ireng Pedan
Sementara itu ditempat terpisah, korlap pemenangan ABY-HJT wilayah timur Surun Surogotho Hamekso Reksobumi juga melakukan pemantapan sekitar 100 kader relawan di desa Lemahireng, kecamatan Pedan, Klaten dan seklitarnya. Dalam pemantapan kali ini Surun mewanti wanti agar para kader tidak perlu takut dengan segala bentuk intimidasi yang mungkin dilakukan oleh oknum perangkat desa atau RT/RW.

Justru dirinya meminta kepada seluruh kader dan relawan ABY-HJT untuk berani mencatat, memfoto atau merekam kegiatan, jika ada oknum ASN, perangkat atau oknum RT/RW yang nekad mengintimidasi atau mengancam warga dengan dalih bantuan, karena tidak sejalan dengan pilihan Kepala Desa.

“Jangan takut dengan ancaman. Kita punya tim hukum dan advokasi. Selain itu ada Bawaslu, ada petugas TNI/Polri. Jika memang ada yang mengancam atau intimidasi dan membahayakan keselamatn jiwa, laporkan saja ke Bawaslu atau Polres ”, tegas Surun.

Ketika ditanya tentang prolehan suara untul wilayah kecamatan Pedn khususnya desa Lemahireng, Surun menekankan tidak ada target perolehan. Yang penting ada suara ABY-HJT dan tidak kalah di Pedan. (sting)

 

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...