Puluhan Anggota Ormas Islam Klaten Demo Tolak Perancis.

Mattanews.com  Klaten – Puluhan anggota ormas Islam (FPI) di Klaten, Jawa Tengah menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah Indonesia memutuskan hubungan bilateral dengan Perancis, terkait pernyataan presiden perancis yang meraka anggap melecehkan nama Islam dalam hal ini Nabi Muhammad SAW.

Aksi Demo ormas Islam tolak Perancis.
Aksi yang digelar di depan kantor DPRD Klaten Selasa ( 3/11) menuntut agar Pemerintah Indonesia memutuskan hubungan dengan negara Perancis, tidak menggunakan semua barang produk Perancis dan segera memulangkan duta besar Perancis kenegaranya. diwarnai aksi menginjak injak gambar presiden Perancis Emanuel Marcon yang mereka pasang di badan jalan pemuda.

Akibat aksi yang digelar dijalan, lalu lintas sempat macet tersendat karena terhalang peserta demo. Guna mengantisipasi kemacetan dan hal hal yang tidak diinginkan akhirnya petugas untuk sementara mengalihkan jalur lalu lintas Jogya-Solo dan menutup jalan Pemuda yang membelah kota Klaten untuk beberapa saat.

Dengan menggunakan mobil bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut peralatan sound system, selain meminta Indonesia memutuskan hubungan dengan Perancis, mereka juga meminta agar Indonesia tidak boleh memakai semua produk dari Perancis. Serta mengusir duta besar Perancis dari Indonesia secepatnya.

“Kami meminta agar pemerintah Indonesia saat ini juga memutuskan hubungan dengan negara Perancis. Dan tidak menggunakan semua barang produk dari negara Perancis”, tegas salah satu peserta demo dengan menggunakan pengeras suara.

Dalam aksi ini, selain membawa sedikitnya 4 spanduk berisi kecaman terhadap presiden Perancis Emanuel macron, mereka juga menempelkan poster poster bergambar presiden Perancis di badan jalan dengan tujuan agar dinjak injak pengguna jalan.

Setelah mencampaikan beberapa tuntutan yang disertai aksi yel yel dan menginjak injak gambar presiden Perancis, akhirnya massa membubarkan diri dengan tertib. (jagad)

 

 

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...