Desa Bero Kucurkan BLT DD Tahap VII Pada 91 KK Terdampak Covid.

Mattanews.com Klaten -  Pemerintah Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Klaten Jawa Tengah, Rabu (25/11) menggelar penyerahan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahap VII kepada 91 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak covid.Bantuan masih digulirkan mengingat akibat Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, banyak warga Bero yang  terdampak, khususnya di sektor perekonomian.

Kepala Desa Bero, Suranto dalam sambutannya, Ia meminta kepada seluruh masyarakat desa yang menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tersebut, agar dapat menggunakan dengan baik dan jangan disalah gunakan untuk membeli kepentingan yang tidak perlu.

Kepala Desa Bero Klaten serahakan bantuan BLT DD
Terkait adanya warga Bero yang dinyatakan terindikasi reaktif, dieinya meminta agar warga tak perlu khawatir atau panik, namun tetap wasapada dan selelau mematuhi protokol kesehatan, khususnya 3M (mencuci tangan, menjaga jarak serta memakai masker

“ Kita semua tidak tahu kapan covid ini akan berakhir. Untuk itu gunakan bantuan sehemat dan sebaik mungkin. Jangan digunakan untuk membeli kebutuhan yang kurang penting. Dan terkait adanya warga yang terkonfirmasi reaktif, saya minta warga tak perlu khawatir atau panik. Yang penting selalu patuhi protocol kesehatan, berpola hidup sehat, jaga imun tubuh dan selalu berolah raga”, ujarnya.

Terkait adanya 4 warga bero yang dinyatakan reaktif dan sudah dilakukan swab, Suranto menegaskan warga dan pemerintah desa tidak akan mengucilkan warganya yang reaktif tersebut. Justru warganya siap bergotong royong memberi pertolongan jika mereka membutuhkan atau memerlukan sesuatu. Misalnya mengirim makanan atau bahan makanan serta keperluan mereka, selama masih menjalani masa karantina.

Dijelaskannya, Sebanyak 91 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan BLT DD tahap VII, dengan jumlah Rp. 300.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah) per bulan sebagai bantuan lanjutan selama 3 bulan.

“Bantuan tersebut diatur oleh Desa dengan diarahkan kepada penerima yang tidak pernah menerima bantuan dari Pemerintah baik Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun dari Kabupaten. Hal itu untuk meminimalisir adanya bantuan ganda dari pemerintah,” ungkapnya.

Kades juga berharap, bantuan lanjutan yang diberikan selama tiga bulan hingga November tersebut, dapat dimanfaatkan dengan baik yakni untuk membeli makanan yang bergizi dan sehat. (sting)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...