Banteng Klaten Tinggalkan Kandang Demi Dukung ABY-HJT.

 Mattanews.comKlaten  – Sedikitnya 70 persen suara PDIP Klaten dalam Pilkada Klaten dipastikan akan diberikan kepada pasangan calon Bupati nomor urut 3 Dr. Arif Budiyono – Drs Harjanta SE.MPd (ABY-HJT). Hal ini merupakan bentuk kekecewaan warga PDIP Klaten, Jawa Tengah atas rekomendrasi yang dikeluarkan DPP PDI Pusat, terhadap pasangan calon Bupati Klaten saat ini Sri Mulyani-Yoga Hardaya yang dinilai sangat tidak tepat dan kurang pas.

ABY bersama kader banteng Ngawen.
Bentuk kekecawaan tersebut dapat dilihat dari munculnya berbagai komunitas bentukan kader kader PDIP Klaten, mulai dari Banteng Giras, Banteng Ketaton, Banten Tulen, Banteng Sejati, Banteng Bolo Dandut. Hingga bergabungnya beberapa tokoh dan pentolan PDIP. Mulai dari mantan anggota Dewan, sesepuh pendiri PDIP Klaten, barisan PDI Pro Mega, Satgas Merah Putih, ranting dan PAC PDIP serta dukungan keluarga besar Satgas PDIP yang dalam waktu dekat akan segera mendeklarasikan dukungan resminya kepada pasangan ABY-HJT.

Mantan ketua Bapilu PDIP Klaten yang juga mantan anggota DPRD Klaten Hartono Dandut, dengan tegas mengatakan dukungan kader PDIP Klaten kepada pak Harjanta yang merupakan kader tulen PDIP harga mati yang sudah tidak bisa ditawar tawar lagi. Harjanta adalah kader tulen PDIP yang sudah mengabdi dan ,membesarkan partai selama lebih dari 30 tahun lamanya. Kini warga PDIP menaruh harapan besar kepada beliau untuk bisa menyelamatkan PDIP yang saat ini sudah diambang kehancuran.

“Dalam Pilkada ini kami banteng banteng Klaten punya pilihan sendiri. Kami tidak membangkang dan bukan pengkianat partai, karena tidak mendukung calon yang direkomendasikan partai. Tapi kami semua melihat rekomdendasi yang turun kurang pas. Maka dengan berbagai pertimbangan dan untuk menyelamatkan partai, maka kami seluruh kader PDIP di Klaten sepakat mendukung pasangan ABY-HJT, dimana sosok Harjanta adalah kader PDIP tulen yang sudah tidak diragukan lagi jiwa nasionalisme dan totalitasnya”, demikian ditegaskan Dandut saat pengukuhan pasukan Banteng Giras Bolo Dandut di Ngawen Klaten yang langsung dihadiri ABY-HJT, Minggu (8/11)

Harjanta bersama kader militan PDIP Ngawen.

Dalam kesempatan tersebut lanjut Dandut, selain para kader dan tokoh tua PDI, mereka yang hadir adalah para petugas partai, pengurus ranting serta PAC se Kecamatan Ngawen. Dimana amereka berkomitmen dan bersumpah siap mendukung dan memenangkan pasangan ABY-HJT pada Pilkada Klaten 2020.

Arif Budiyono (ABY) menegaskan Klaten yang kini menjadi Kabupaten termiskin harus segera dirubah menjadi Kabupaten juara. Stagnasi yang terjadi selama 15 tahun lebih harus segera dihentikan dengan menampilkan sosok  pemimpin yang jujur, amanah, serta mempunyai pengetahuan dan kemampuan.

“Maka, kita harus hentikan dinasti ini. Kita akan bangun Klaten dengan penuh kesungguhan dan kejujuran. Dana amerubah stigma dan perdikat Klaten kabupaten termiskin menjadi Kabupaten Juara ” tegasnya.

Sementara Wakil Bupati Klaten Harjanta (HJT) dalam orasi politik menyampaikan, pasca tidak mendapat rekomendasi sebagai calon wakil bupati, dia sebenarnya ingin istirahat dari hiruk pikuk-nya politik. Namun karena dia diminta oleh para tokoh agama, terutama dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk mendampingi ABY, serta adanya panggilan jiwa untuk memperbaiki Klaten, maka dirinya memutuskan  menerima permintaan tersebut dengan catatan NU dan Muhammadiyah bersatu.

“Kalau NU dan Muhammadiyah bersatu, ditambah dari nasionalis dan teman-teman Banteng Giras, maka kami optimis bisa memenangkan Pilkada Klaten 2020 ini. Karena ini mengingatkan kita pada perjuangan bangsa Indonesia saat merebut kemerdekaan dari penjajah, dimana kemerdekaan dapat diraih dengan bersatunya kaum nasionalis dan relegius”, tegasnsya. (jagad)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...