Tabur Benih Ikan Di Tanah Leluhur ABY Disambut Ketua PDI Pro Mega Klaten.


Relawan Prambanan Bangkit bersama ABY
Mattanews.com  Klaten – Acara “pulang kampung napak tilas tanah leluhur”, calon Bupati Klaten Dr.Arif Budiyono MT (ABY) di dukuh Tegal Sanggrahan, desa Sanggrahan, Kecamatan Prambanan, Klaten Jawa Tengah mendapat sambutan hangat luar biasa dari warga setempat dan komunitas pecinta sungai  Sanggrahan. Sambutan hangat yang tak terduga sebelumnya tersebut sangat ironis, karena dalam kontestasi Pilkada Klaten, Prambanan bisa dikatakan “kandang macan”, bagi calon lain, karena ada calon Bupati yang berasal dari Prambanan.

Minggu pagi ( 18/10) selain melakukan silahturohmi dengan warga serta tokoh masyarakata Sanggrahan,  ABY juga berkenan memberi gemblengan mental dan semangat bagi sekitar 60 relawan Prambanan bangkit yang siap berada digarda terdepan memenangkan pasangan ABY-HJT pada Pilkada Klaten 9 Desember mendatang, khususnya mengangkat suara wilayah Prambanan. Ditempat ini ABY juga disambut tokoh gaek PDIP Klaten yang juga ketua PDI Pro Mega Samto Hadori. 

Usai menebar sekitar 1000 benih ikan nila disungai Sanggrahan, pejabat eselon II di PUPR pusat yang mengajukan pensiun dini karena ingin mengabdi membangun Klaten ini ikut bergabung bersama waraga dalam kegiatan lomba mancing bersama warga. Bahkan dalam kesempatan tersebut beliau sempat memberi bonus sejumlah uang  kepada salah satu peserta mancing karena berhasil mengangkat ikat pertama dalam lomba tersebut.

Selanjutnya ABY diterima dirumah Haryono satu tokoh warga setempat Sekretaris PKB Klaten Hermoyo, Ketua PDI Pro Mega Samto serta apara dedengkot PDI Perjuangan lainnya, mantan anggota DPRD Klaten dari partai Demokrat Cahyono, serta beberapa tokoh masyarakat tokoh agama serta Pemuda.

Tokoh desa Sanggrahan Sumiyo bersama Haryono, menjelaskan jika diibaartkan orang merantau, kedatangan ABY ke Sanggrahan Prambanan ibarat orang pulang kampung  “Kebo mulih neng kandange”. Mengapa demikian, karena leleuhur atau mbahnya mas ABY berasal dari Sanggrahan Prambanan. Sehingga tidak salah jika warga Prambanan nanti lebih memilih mas ABY dari pada jago lain, karena beliau asli keturunan orang Prambanan

“ Dulu di Prambanan ini ada lima saudara yang dikenal dengan sebutan Pendawa lima. Dari salah satu anggota pendawa lima tersebut salah satunya eyang buyutnya pak Arif Budiyono yang menetap di Tulung. Maka jika sekarang beliau datang ke Prambanan dan minta doa restu di sini, itu tidak salah. Prambanan rumah beliau, Kalau ke Prambanan mas ABY itu, ibarat “banteng mulih neng kandange dewe”,  napak tilas tanah leluhurnya”, ujar Sumiyono.

Sementara Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Klaten, Sri Hermoyo menyampaikan, tanda-tanda kemenangan pasangan ABY-HJT ini sudah terlihat sejak pengundian nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Klaten tempo hari. Saat itu, pasangan ABY-HJT mendapat nomor urut 3.

Dr.Ir Arif Budiyono (ABY) tebar benih ikan
Menurut Hermoyo bersatunya dua kekuatan ormas Islam terbesar di Indonesia yakni Muhammadiyah dan NU ditambah kaum Nasionalis, adalah sebuah kekuatan maha dasyat yang sulit dibendung oleh siapapun. Seperti saat negara ini merebut kemerdekaan dari kaum penjajah. Dan satu hal yang perlu dicatat, yakni Klaten itu gudangnya orang pinter, maka akan lebih maju dan bersinergi jika yang mimpin juga orang pinter.

“ Tanda tanda kemenangan pasangan ABY-HJT sudah tampak sejak awal. Mulai dari satu satunya calon yang konsisiten tak pernah gonta ganti atau bongkar pasang pasangan, hingga dalam pengambilan nomor urut dimana pak Harjanta selaku kader PDIP tulen mendapat nomor urut 3. Dan tampaknya  semesta alam (semestakung) ikut mendukung terjadinya perubahan di Klaten dengan kemenangan ABY – HJT”, tegasnya.

Sementara itu, ABY dalam orasi politiknya mengatakan, untuk membangun Kabupaten Klaten, diperlukan pemimpin yang jujur, amanah, cerdas, dan visioner. Selain membangun Klaten dengan segala potensis yang ada, dirinya siap menjadikan Prambanan menjadi kota satelit, karena kondisi geografis serta potensi yang ada sangat mendukung.

“Mari kita benahi Klaten bersama sama agar bisa lebih maju dan mandiri. Mari kita bangun Klaten menjadi kabupaten yang maju, berswasembada dalam segala hal tidak hanya dalam slogan, sehingga Klaten kedepan bisa menjadi kabupaten hebat dan menjadi barometernya kabupaten lain di Indonesia”, tegasnya. (alice)

 

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...