Polres Klaten Gelar Deklarasi Damai Bersama, Tolak Unjuk Rasa Anarkis

Indonesiatopline.com|| Klaten – Dalam rangka menciptakan iklim yang kondusif, aman, nyaman dan tenang, Polres Klaten menggelar acara deklarasi damai bersama, menolak unjuk rasa anarkis. Acara yang digelar Senin pagi (19/10) di pelataran Monumen Juang 45 Klaten dihadiri langsung Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu SIK MH, Pj Bupati Klaten Dr. AP. Ir. Sujarwanto Dwi Atmoko Msi, Dandim 0723/ Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo SIP, Kajati Klaten Edi Utama SH MH, Kepala PN Hj Hera Kartiningsih SH MH, Ketua MUI Klaten, Ketua FKUB KH Syamsuddin Asrofi, BEM universitas se-Kab. Klaten, organisasi serikat buruh, ormas kepemudaan, ormas agama.

Deklarasi damai bersama di Klaten 
Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta dalam kesempatan tersebut mengatakan masyarakat memiliki hak menyampaikan pendapat di muka umum sesuai UU no 9 tahun 1998. Namun bukan berarti bisa bertindak semaunya tanpa ada abatasamn koridor hukum serta tata terbib yang ada. Namun semua harus dilakukan sesuai perundangan dan tata tertib dan tetap menghormati hak orang lain.

Untuk itu lanjut Kapolres demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif aman nyaman dirinya meminta semua elemen di Klaten untuk menyatukan visi misi menolak unjuk rasa anarkis. Hal itu selain untuk menjaga kondusifitas keamanan khususnya Klaten, juga demi menjujung tinggi nilai luhur budaya  bangsa Indonesia, yang menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan tenggang rasa.

" Dalam negara demokrasi menyampaikan pendapat dimuka umum tidak dilarang. Namun jika dalam penyampaian pendapat atau unjuk rasa dilakukan dengan melanggar hak asasi manusia apalagi bertindak anarkis kriminal merusak fasilitas umum milik negara, itu tidak dibenarkan dan petugas berhak untuk menindak sesuai perundangan yang ada”, tegasnya.

Sementara dalam deklarasi yang dipimpin ketua DPRD Klaten Hamenang ada lima point penting yang menjadi komitmen bersama masyarakat Klaten. Pertama menolak unjuk rasa anarkis dan menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, menciptakan situasi yang kondusif di kabupaten Klaten, melaksanakan protokol kesehatan selama pandemi covid 19, tidak terpengaruh dengan berita-berita hoax yang memprovokasi. Serta mendukung polri dan TNI menindak pelaku kerusuhan atau anarkis dalam unjuk rasa.

Sementara itu Pj Bupati Klaten kepada wartawan menyampaikan kehadiran tokoh pemimpin, baik formal maupun informal di monumen juang 45, merupakan wujud nyata masyarakat Klaten menolak adanya unjuk rasa anarkis. (alice)

 

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...