Pjs Bupati Sujarwanto Sidak 5 Obyek Wisata Air Di Klaten.

 

Pjs Bupati Klaten Sujarwanto sidak di Ponggok
Mattanews.com Klaten – Pjs Bupati Klaten, DR A P Ir Dwiatmoko, MSi didampingi Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau dan mengecek lima lokasi obyek wisata tirta yang ada di Kabupaten Klaten, Jumat, (30/10). Peninjauan dilakukan ingin melihat secara alangsung sejauh mana kesiapan pengelola wisata menerapkan protocol kesehatan dalam menjalankan usahanya.  

Kunjungan pertama dilakukan di obyek Wisata Air Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, yang diteruskan ke umbul Pelem yang ada di desa Wunut Kecamatan Tulung serta pemandian 100. Mmemastikan ketiga lokasi telah menerapkan protocol kesehatan dengana baik, rombongan Pjs Bupaati langsung menuju menuju umbul Kemanten di desa Sidowayah, berakhir di obyek wisata air umbul Ponggok.

Melihat peraturan dan penerapan protocol kesehatan yang dilakukan pihak pengelola  Pjs Bupati merasa senang dan puas karena semua tempat wisata telah menerapkan protocol kesehatan secara ketat. Mulai dari pemeriksaan suhu badan, pemakaian masker, larangan orang sakit, khususnya flu masuk lokasi, mencatat identitas pengunjung, tempat cuci tangan dengan sabun antiseptic penyediaan handsanitaizer, hingga pengunjung diwajibkan mandi terlebih dahulu sebelum berenang atau mandi di kolam umum..

kepada wartawan Pjs Sujarwanto mengatakan uji coba pembukaan wisata air di Klaten sifatnya masih uji coba dan akan dievaluasi secara periodik setiap hari, setiap minggu atau setiap bulan. Jika selama dibuka tidak ada warga atau pengunjung yang terpapar covid, maka pembukaan bisa diteruskan. Namun jika menimbulkan cluster baru, tentu akan dievaluasi bahkan mungkin ditutup kembali.

Pjs Bupati sidak kesiapan tim medis di obyek wisata Ponggok
“Secara umum, semua sudah berjalan baik. Protocol kesehatan telah dilakaukan secara ketat. Kita minta ini terus dilakukan guna memastikan pengunjung aman dan merasa nyaman. Jangan sampai ada cluster baru yang berasal dari obyek wisata air disini. Karen ajika itu terjadi maka  kita akan evaluasi ulang. Bahkan kemungkinan kita akan tutup kembali sampai kondisi benar benar aman”, tegasnya.

Untuk itu dirinya meminta  agar semua pengelola tempat wisata, khususnya wisata air di Klaten , agar benar benar menerapkan protocol kesehatan dengan ketat. Jangan sampai kecolongan yang nantinya justru bisa merugikan diri sendiri.

Sementara Kepala Desa Ponggok Djunaedi Mulyono (Joned) mengapresiasi kebijakan pemerintah yang telah menginjikan wisata air dibuka kembali walau dengan berbagai catatan. Terkait penerapan protokol kesehatan, Joned menegaskan semua wisata air diwilayah Ponggok,  aturan tersebut diberlakukan sangat ketat.

“Untuk obyek wisata yang ada di Ponggok baik umbul Ponggok, Besuki dan lainnya, protocol kesehatan kita berlakukan sangat ketat. Kita tak ingin kecolongan apalagi muncul klaster baru dari Ponggok. Perlakuan ketat ini kita terapkan demi memberi rasa aman dan nyaman pengunjung dan keselamatan kita bersama”, ujarnya. ( jagad)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...