Ketua Hanura Klaten Sukari Optimis ABY-HJT 80 Persen di Wonosari.

 

Ketua Hanura Klaten Sukari bersama HJT
Mattanews.com Klaten Relawan Kordes ( coordinator desa) dari 18 desa di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, telah terbentuk dan siap bergerak memenangakan pasangan ABY- HJT. Ikrar penyataan sikap disampaikan pada acara tatap muka bersama calon Bupati dan wakil Bupati Dr Arif Budiyono MT – Drs Harjanta SE MPd (ABY-HJT) di Rumah Makan Dapur Perwira, Jalan Raya Delanggu – Juwiring, Desa Bulan, Kecamatan Wonosari Rabu (21/10)

Dalam kegiatan tersebut panitia terpaksa membagi pertemuan menjadsi 2 sesi karena banyaknya relawan yang hadir mencapai lebih dari 150 orang. Para Kordes tersebut berasal dari kalangan NU, Muhammadiyah, PKB, PAN, PPP,  serta relawan sejati.

Dalam orasi politiknya Harjanta menyampaikan, terhitung mulai hari Rabu (21/10) dirinya sudah dipecat dari PDI Perjuangan. Dan dirinyapun menerimadengan  legowo serta iklas dan tidak mempermasalahkan, karena itu konsekwensi politik dirinya maju sebagai calon wakil Bupati. Namun menurut dirinya pemecatan semakin mempertegas jika dirinya bukan calon boneka seperti yang sering digembar-gemborkan pihak, untuk menghancurkan dirinya.

“ Hari ini saya sudah dipecat dari PDIP. Ini konsekwensi politik  dan sudah menjadi pilihan dan tekad saya. Saya legowo dan iklas menerima, karena perjuangan yang saya lakukan murni, dan tulus, demi masyarakat Klaten. Dan yang perlu dicatat bagi seluruh masyarakat Klaten, dengan pemecatan ini semakin mempertegas dan meyakinkan kita semua jika ABY-HJT bukan pasangan boneka. Maka, mari kita bersatu berjuang dalam satu tekad menangkan Pilkada Klaten 2020, untuk kemajuan Klaten”, tegasnya.

Lebih lanjut Harjanta menjelaskan pasangan ABY-HJT yang didukung 9 partai politik sangat berpotensi besar bisa memenangkan Pilkada Klaten. Karena dalam koalisi ini ada dua kekuatan relegius terbesar di Indonesia yakni Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang bersatu dengan kekuatan nasionalis.

Relawan ABY-HJT Wonosari Klaten
“Kalau warga NU dan Muhammadiyah (dan Ormas Islam lainnya) serta kaum nasionalis bersatu. Saya yakin kita akan menang. Apalagi sekarang ini PDIP Klaten (nasionalis) pecah. Saat ini adalah kesempatan terbaik. Ini adalah harapan terbesar bagi warga NU dan Muhammadiyah untuk bisa mempunyai Bupati dan Wakil Bupati Klaten sendiri,” ujarnya.

Sementara Koordinator Relawan Wonosari wilayah kecamatan Wonosari, Sukari mengaku optimis suara ABY-HJT di wilayah Wonosari bisa mencapai 70 persen. Hal tersebut berdasarkan gerakan para relawan baik dari lintas partai, relawan murni, jaringan petani dan lainnya yang terus bergerak, berkomitmen memenangkan ABY-HJT.  

Menurut mantan anggota DPRD Klaten dari Fraksi Hanura ini, gerak para kordes dan relawan di 18 desa semakin mudah dan lancar karena hampir 100 warga Wonosari dan sekitarnya menginginkan perubahan. “Saya kira tidak hanya masyarakat  Wonosari dan sekitarnya yang menginginkan perubahan. Tapi hampir seluruh masyarakat Klaten mengingkan perubahan agar Klaten bisa maju dan berkembang, sejajar dengan daerah lain”, tegasnya.(jagad)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...