Ada Dugaan Kades "Bermain" ABY Datangi Kantor Bawaslu Klaten.

 

ABY saat datangi kantor Bawaslu Klaten
Mattanews.com Klaten Calon Bupati (Cabup) Klaten nomor urut 3, Arif Budiyono (ABY) Sabtu siang ( 24/10) mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten Jawa Tengah. Kedatangan pasangan Harjanta ini untuk memenuhi panggilan Bawaslu melalui surat bernomor 294.4/Bawaslu Prov.JT/01.02/X/2020.  ABY hadir  untuk dimintai pendapatnya ( second opinion) terkait adanya dugaan ketidak netralan salah satu Kepala di Klaten Utara beberapa waktu lalu yang memihak salah satu calon.

Usai bertemu Bawaslu, kepada wartawan ABY mengatakan dirinya hanya disuruh mendengarkan rekaman video berdurasi sekitar 10 menit yang berisi kegiatan oknum kepala desa yang mengundang salah satu paslon dalam sebuah kegiatan. Dirinya dimintai pendapat  apakah kegiatan tersebut termasuk kampanye dan merugikan dirinya sebagai calon Bupati.

Dengan tegas calon yang didukung 9 parpol di Klaten ini mengatakan, jika rekaman suara yang didengarkan itu terkait dengan kegiatan bagi-bagi uang lauk pauk di salah satu desa di Klaten Utara, jelas telah menunjukkan ketidak netralan oknum kepala mdesa dan bersifat kampanye. Karena jelas terdengar suara ajakan yang menggiring warga agar memilih paslon tertentu dan yel yel khas salaha satu paslon.

“ Bagi saya, ini tidak sekedar bagian dari kampanye, tapi sudah  bagian dari bentuk money politik, lebih fatal lagi jika uang tersebut berasal dari dana APBD. Seorang kades harusnya menjadi tauladan rakyatnya, bersikap  netral, berdiri di semua paslon. Jika ada kades yang sampai memihak salah satu calon Bupati bahkan ikut kampanye, dapat dipastikan kades tersebut pasti “bermasalah” dan telah berkhianat pada demokrasi. Ini harus ditindak teqas  dan diproses sesuai peraturan yang ada”, ujarnya.

Ketua Bawaslu Klaten Arif Fatkhurrohman
Kepada Bawaslu dirinya mengucapkan terima kasih karena telah bekerja dengan baik sesuai tupoksinya mengusut dugaan pelanggaran netralitas kades yang diduga ikut dalam kegiatan kampanye dan mendukung salah satu calon. ” Saya salut dan terima kasih. Semoga temuan ini ditandak lanjuti hingga tuntas, tidak berhenti sampai disini”, harapnya.

Sementara sekretaris tim pemenangan ABY-HJT, Riki Prapto Nugroho secara tegas mengatakan apa yang dilakukan salah satu kades di Klaten Utara, sangat merugikan ABY-HJT selaku salah satu paslon di Pilkada Klaten 2020.

“Kami tak menyebut nama kades, paslon siapa, dan lokasi desanya. Sebenarnya, suara yang didengarkan ABY itu bentuknya video. Tapi, Bawaslu hanya mempersilakan untuk mendengarkan. Yang jelas, kegiatan itu sangat merugikan ABY-HJT dan itu bentuk nyata ketidak netralan oknum kepala desa”, tegasnya.

Ketua Bawaslu Klaten Arif Fatkhurrahman menjelaskan, pemanggilan ABY terkait dengan klarifikasi dugaan pelanggaran netralitas seorang kades. Hasil klarifikasi akan menjadi bahan untuk dilaporkan ke sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu).

“Kami belum bisa menyampaikan secara detail dugaan pelanggaran netralitas kades. Yang jelas bentuknya sebuah tindakan, dan temuan ini akan kita teruskan ke Gakkumdu ” terangnya.  (jagad)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...