PKB Klaten Siap Jadi Rumah Baru Banteng Giras, Untuk Hantarkan Kadernya Jadi Bupati.

Mattanews.com – KlatenPartai Kebangkitan Bangsa (PKB) Klaten siap menampung dan menjadi kandang BANTENG GIRAS Klaten, jika memang kandang Banteng Klaten saat ini sudah tidak nyaman dan kondusif untuk tempat tinggal rusak karena “ditanami” pohon beringin. PKB akan menjadi tuan rumah yang baik dan siap menggemukkan banteng giras Klaten agar mampu menjadi banteng giras yang militan tangguh dan siap tempur.

“ Jika memang kandangnya sudah rusak karena ditanami pohon beringin dan tidak nyaman untuk tempat, maka kami keluarga besar PKB Klaten siap menampung Banteng Giras. PKB siap menjadi rumah banteng giras yang baru, untuk berjuang bersama sama memenangkan Pilkada Klaten. Apalagi sejarah membuktikan, sejak dahulu kaum Nadliyin dan Nasionalis selalu bersatu berjuang bersama sama”, demikian disampaikan tim asistensi Pilkada pasangan ABY – HJT dari PKB, H. Nur Sri Harmoyo saat membakar semangat sekitar 200 kader serta pengurus ranting dan anak rangting se kecamatan Bayat, Minggu (13/9) di Golo, Paseban Bayat, Klaten Jawa Tengah, yanag dihadiri calon wakil bupati Drs. Harjanta SE.MPd.
Konsolidasi PKB kecamatan Bayat Klaten.

Untuk itu lanjut Harmoyo kepada bapak Harjanto selaku calon wakil Bupati yang juga kader PDI Perjuangan militant selama 30 tahun lebih, dirinya meminta agar tidak perlu takut dan kecil hati jika sebagai kader militant PDI Perjuangan justru “disingkirkan”. Keluarga besar PKB Klaten siap dan membuka pintu lebar lebar bagi kader Banteng Giras moncong putih untuk bersama sama berjuang mertebut kembali kandang yang sudah rusak,  dengan cara memenangkan Pilkada Klaten 2020 mendatang.  

Menurut Harmoyo pasangan ABY – HJT merupakan pasangan yang paling harmonis dan konsisten sejak awal hingga sekarang. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan konsistensi mereka menetapkan pasangan, tanpa harus gonta ganti pasangan dan partai pengusungnya. “ Sejak awal sampai sekarang tidak ada yang berubah dengan pasangan ini. Baik dari sosok figure calon dan partai pengusungnya”, tegasnya.

Konsistensi dan kesolidatan pasangan ABY – HJT yang ditopang 4 partai pengusung  yakni Nasdem, PKB, PAN dan PPP serta 5 partai pendukung yaitu Hanura, Garuda, PSI, Perindo dan Berkarya, membuat kubu lawan ketakutan dan kebingungan. Hal itu dapat dilihat dari perjalanan para Balon tetengga sebelah yang sering gonta ganti pasangan dan partai pengusung.

“ Kenapa calon lain gontai ganti pasangan dan gonta ganti partai. Ini menandakan mereka bingung dan ketakutan melihat tampilnya pasangan ABY-HJT yang lahir karena memang dikehendaki rakyat Klaten. Lagi proses mau lahirnya saja sudah regejekan gonta ganti pasangan, hal itu sudah tidak pantas untuk panutan. Apalagi jika jadi pimpinan”, ujar Hermoyo.

Hermoyo menekankan, sudah saatnya Klaten memiliki Bupati yang cerdas, visioner dan amanah, dengan pengalaman dan pendidikan yang luas dan tinggi mampu memangun Klaten dari ketertinggalan, jika dibanding dengan daerah lain. Dan solusi dari semua itu adalah memenangkan pasangan ABY – HJT dalam Pilkada Klaten yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

“Kita butuh pemimpin yang Cerdas, amanah,visioner, mau bekerja keras dan mampu membangun Klaten , tidak sekedar menanam sejuta bunga tapi bunganya tidak ada”, ujarnya. (hilal).

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...