Lepas Baju Kepala Desa Harjanto Siap Maju Dampingi ABY Di Pilkada Klaten.


Mattanews.com Klaten – Bakal calon Bupati Harjanta  menegaskan niatan dan tekadnya maju sebagai cawabup melalui 9 partai pengusung sudah bulat. Hal tersebut dibuktikan dengan dirinya mundur dari jabatan Kepala Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, walau baru dijabatnya beberapa bulan lalu.

" Saya sudah membuat surat pengunduran diri sebagai kades yang ditujukan ke BPD badan pemusyawaratan desa, Camat dan Bupati tertanggal 5 Agustus lalu. Ini bukti konsekwensi dan keseriusan saya siap maju di Pilkada Klaten. Jadi salah besar jika Arif Budiyono Harjanto hanya sekedar calon Boneka”, tegasnya.
Calon wakil Bupati Harjanto bersama Sekjen pemenangan Rizky

Harjanta mengatakan iklas melepas jabatan kepala desa yang baru dijabatnya sekitar 10 bulan, demi tugas dan kuwajiban yang lebih besar lagi. “ Lahir bathin saya iklas melepas jabatan kepala desa, demi memikul tanggung jawab yang lebih besar lagi dan mulia, yakni menjadi abdi pelayan masyarakat , guna mensejahterakan rakyat Klaten”, ujarnya.

Sementara Ketua DPD PSI yang juga sekjen tim pemenangan ABY-HJT Rizky menegaaskan Kesiapan bacalon Bupati dan wakil bupati pasangan Arif Budiyono Harjanto ( ABY/HJT) maju dalam pilkada serentak 2020 secara administrasi sudah sangat siap.

"Pada waktu pengecekan kelengkapan persyaratan administrasi pendaftaran bakal calon, saat diundang KPU, dari ketiga pasangan bacalon hanya pasangan ABY – HJT. Ini artinya semua persyaratan serta kelengkapan kami sudah sangat siap dalam menghadapi Pilkada" Ujar Rizky kepada wartawan Rabu (2/9).

Menurut Rizky kelengkapan administrasi pasangan bacalon menjadi prioritas utama bagi pasangan Dr.Ir. Arif Budiyono MT – Dr Harjanta. SE. M.Pd.  Sehingga kami tidak perlu lagi bolak-balik ke KPU untuk memenuhi kekurangan persyaratan pendaftaran.

Ketika disinggung pendaftaran ke kantor KPU, Rizky menjelaskan pasangan ABY_HJT akan mendaftar ke kantor KPU pada Minggu siang. Dan demi menjaga dan mengikuti protokol kesehatan rombongan ABY-HJT tidak akan melakukan show of Force, dengan pengikut yang berlebihan.

” Minggu siang kita mendaftar ke kantor KPU mas. Kepada para pendukung dan simpatisan ABY-HJT, sebelumnya saya minta maaf. Kalau memang tidak penting, tidak usah ikut datang ke KPU, karena sesuai protocol kesehatan jumlah pengikut sangat kita batasi. Yang penting di hari H nanti kalian semua sudah tahu apa yang harus dilakukan”, pintanya.(alfarougt)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...