Kurang Empati Ditengah Pendemi, Komite SMP N 2 Klaten Paksakan Pungutan Untuk Kegiatan



Mattanews.com -KLATEN - Kalangan orang tua maupun walimurid SMP Negeri 2 Klaten merasa gerah dengan adanya penarikan dana sumbangan oleh pihak komite sekolah yang besarnya sekitar 271.000 per siswa setiap bulannya. Bahkan, ditahun 2019 pernah ditarik dana sebesar tiga ratus ribu rupiah dengan alasan untuk membiayai pelaksanaan pendidikan bela negara di Jombang Jawa Timur namun karena ada pandemi covid19, kegiatan di Jombang tersebut belum terlaksana. Meski sudah hampir setahun belum terlaksana namun dana yang sudah ditarik tersebut saat ini belum dikembalikan.

Kepada wartawan, Kepala Sekolah SMP N 2 Klaten, Ismadi mengatakan sekolah tidak pernah meminta sumbangan atau memungut dana dari wali murid atau orang tua siswa meski sebenarnya sekolah juga kebingungan dalam mencari dana untuk mencukupi kebutuhan operasional sekolah. 

"Dana BOS yang kami terima setahun itu sekitar 771 juta rupiah, sementara untuk setiap tahun kami harus mengeluarkan biaya operasional sekitar 1, 2 milyar. Coba bayangkan mas, dari mana kami cari kekurangan dana tersebut..."ungkap Ismadi yang didampingi oleh Humas SMP N 2, Tonang Yuniarto dan Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, Subroto. 

Tonang Yuniarto menjelaskan bahwa salah satu upaya pihak sekolah dalam menutup kekurangan biaya operasional sekolah adalah dengan memberdayakan para alumni.

 "Meski kami telah memberdayakan potensi yang ada, ternyata biaya operasional sekolah, terutama untuk pemeliharaan sarana dan prasarana gedung yang cukup besar masih saja mengalami kekurangan.." jelas Subroto. 

Sebagai informasi, Gedung SMP N 2 Klaten saat ini merupakan gedung selolah termegah di kabupaten Klaten. Luas bangunan mencapai sekitar 2000 meter persegi terdiri dari ruang kelas sejumlah 24 ruang ditambah ruang guru, ruang kepala sekolah, lobby dan rumah penjaga sekolah dan menempati lahan dengan luas mencapai 4000 meter persegi. SMP N 2 Klaten selama ini dikenal sebagai sekolah favorit dan sekolah unggulan berstandar internasional. Sebagai sekolah unggulan, pihak sekolah selalu diminta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Sementara untuk dapat mengikuti berbagai kegiatan tersebut perlu biaya yang tidak sedikit dan tidak ada bantuan dana dari dinas terkait.

Sementara Ketua Komite Sekolah SMP N 2 Klaten, HM Isnaeni lewat Chatt WA mengatakan, keberlangsungan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Dengan berpedoman seperti itu maka komite kemudian meminta partisipasi dari orang tua murid untuk membantu menutup kekurangan biaya operasional sekolah di SMP N 2 Klaten. Namun saat dilihat dalam Rencana Anggaran Sekolah, disamping tercantum mata anggaran untuk kegiatan kegiatan siswa dan guru, juga terpacak rencana satu mata anggaran untuk honorarium pengurus komite sekolah.

Di sana tertulis angka 12 X 6 X 350.000 itu bisa diartikan enam orang pengurus komite sekolah mendapatkan honor sebesar Rp. 350.000 setiap bulan selama setahun. Terkait hal ini, Kepala Sekolah mengaku tidak ada rencana soal honorarium untuk pengurus komite sekolah.

 "Tidak ada mas, komite sekolah itu kerja sosial. murni relawan jadi tidak ada istilah honorarium untuk pengurus komite sekolah yang diambilkan dari dana operasional sekolah.." jelas Ismadi yang baru belum genap setahun menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMP N 2 itu. Dan HM. Isnaeni pun membantah soal honorarium untuk pengurus komite sekolah tersebut. " Kalau sekedar uang transport saat ada monitoring sekolah itu memang ada dan kami terima, tetapi kalau soal honor itu tidak ada.." ujar tokoh pendidik yang juga jurnalis ini. 

Namun saat disodori foto Rencana Anggaran Sekolah yang mencantumkan adanya rencana mata anggaran honorarium untuk pengurus komite sekolah, HM Isnaeni buru buru mengatakan bahwa itu hanya rencana dan dipastikan tidak bisa direalisasikan. "Itu khan hanya rencana dik, dan saya pastikan soal honorarium untuk pengurus komite sekolah itu tidak bisa direalisasikan karena pemasukan sekolah tidak mencapai target" kata HM Isnaeni.(Adm**) 
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...