KPU Klaten " Pilih Kasih". Sejumlah Wartawan Pulang Gagal Liput Pendaftaran Balon Bupati.

Kantor KPUD Klaten Jawa Tengah
Mattanews.com KlatenPuluhan wartawan dari berbagai media yang bertugas di Klaten akhirnya putar balik kanan pulang, menyusul adanya pembatasan yang dilakukan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) Klaten Jawa Tengah dalam peliputan pendaftaran calon Bupati Klaten. Mereka kecewa dengan sikap KPU Klaten yang terkesan pilih kasih dalam menentukan jumlah wartawan dan media yang boleh masuk kekantor KPU.

“Baru kali ini saya tidak boleh masuk meliput berita dengan alasan jumlah wartawan dibatasi. Saya sendiri heran berdasarkan apa KPU menilai kreteria media yang layak meliput dan tidak boleh masuk”, tegas salah satu wartawan yang langsung balik kanan pulang, setelah melihat nama dan medianya tidak tercantum dalam daftar wartawan yang di ijinkan masuk.

Beberapa yang sempat ditemui mengaku sangaat kecewa dengan kebijakan sepihak yang diambil KPUD Klaten. Jika tidak boleh ya tidak boleh semuanya, jangan pilih pilih. Menurut mereka saat ini era  digital. Semua dilakukan via online. Tapi kok justru semua media online tidak ada yang boleh masuk meliput. 

"Ada apa ini. Dengan dasar dan kreteria apa KPUD Klaten, menentukan wartawan yang boleh masuk meliput. Padahal saat ini untuk mendapatkan infromasi,  masyarakat justru lebih suka melalui media online", ujar salah satu wartawan dengan nada kethus.

Ketua KPU Klaten Kartikasari Handayani saat dikonfirmasi menegaskan Pembatasan dilakukan sesuai protokol kesehatan. Semua telah diatur yang boleh masuk ruangan hanya ketua dan sekretaris, termasuk media namun dibatasi.
Suasana pendafataran Balon Bupati pasanagan Sri Mulyani Yoga H.
“Yang boleh ada Didalam ruang pendaftaran maksimal hanya ada 30 orang termasuk media. Dan media yang boleh masuk hanya media yang sudah tercatat di sekretariat”, tegasnya. Namun demikian lanjut Kartika KPU menyediakan live striming kegiatan pendaftaran dihalaman KPUD, dan kita akan lakukan konfrensi perss usai acara selesai.

Sementara hasil pantauan dilapangan tampak banyak wartawan baik dari Klaten dan luar Klaten yang akhirnya pulang, setelah tidak bisa masuk kantor KPU. Sedang suasana disekitar kantor KPU jauh dari pelaksanaan protocol kesehatan, seperti yang disampaikan ketua KPU Klaten. Puluhan pendukung yang datang berbaur jadi satu tanpa ada istilah jaga jarak (hil)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...