Laporan Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan Berlanjut, Polres Klaten Panggil Pelapor

Mattanews.com -Klaten- Laporan terkait dugaan penghinaan profesi yang dilakukan oleh dua orang pengusaha tambang galian c di Sragen terhadap Bowo Hariyono seorang wartawan terus bergulir.
Kelanjutan pelaporan tersebut, aparat penegak hukum, hari ini kamis, 6/8/20 memanggil pelapor untuk dimintai keterangan. 


"Kedatangan saya ke Mapolres Klaten
memenuhi pangilan pihak kepolisian terkait laporan saya beberapa waktu lalu" ujar Bowo Hariyono. 

Dari penjelasan Bowo usai menghadap penyidik,  mengatakan bahwa dirinya dimintai keterangan seputar kronologi kejadian pelecehan yang dilakukan oleh pengusaha tambang galian c di Sragen.
Pelaporan tersebut menurut Bowo merupakan upaya untuk memberikan pembelajaran dan efek jera terhadap orang yang tidak bisa menghormati profesi orang lain. 

"Laporan ini sebagai bentuk pembelajaran, agar tidak semena-mena terhadap orang lain" Imbuh Bowo Hariyono. 

Dalam aduannya yang bernomer 007/LP/VII/2020 Bowo Hariyono mengungkapkan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh dua orang yang menghubungi dirinya melalui saluran telepon pribadinya diduga telah melanggar UU No  tahun 2008 pasal 27 ayat 4 tentang transakasi dan informasi elektronik dan UU No 19 tahun 2016 pasal 45  ayat 3 tentang perubahan atas undang-undang RI nomer 11 tahun 2008.

Pelaporan tersebut bermula dari pemberitaan yang diditulis Bowo Hariyono di media on line tempatnya bekerja yang memberitakan adanya kejanggalan pelimpahan IUP OP tambang galian C di Desa Kaliwedi, Gondang, Sragen.

Dengan munculnya berita tersebut selang beberapa hari, penulis dihubungi melalui hand phone oleh pengusaha tambang yang belakangan diketahui bernama Afri Rismawati dan Suhardi Dwi Utomo. 

Awalnya mereka mengajak ketemu dengan penulis untuk mengklarifikasi berita, namun karena tidak ada kesepakatan masalah waktu, kedua pengusaha tersebut marah-marah dan melontarkan kata kotor serta melecehkan profesi Bowo Hariyono sebagai wartawan. (Hil)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...