Jelang Adaptasi Baru, Pasar Tradisional Wedi Klaten Pasang 10 Wastafel.

Lurah pasar Wedi Indaryanto
Mattanews.com KlatenPasar Tradisional Wedi Klaten Jawa Tengah kembali memasang 10 tempat cuci tangan wastafel. Pemasangan dilakukan guna memberi rasa aman, nyaman bagi para pedagang dan pembeli. Selain memberi rasa aman, nyaman, pemasangan dilakukan dalam rangka menyambut adaptasi kehidupan baru, sekaligus memutus penyebaran virus covid-19, dimana kita hidup ditengah pandemi.   

“ Saat ini sudah ada sekitar 15 tempat cuci tangan yang kita tempatkan di beberapa titik strategis yang mudah dijangkau pengunjung dan pedagang. Karena saat  ini pasar sudah mulai  berangsur normal, kita akan tambah 10 tempat cuci tangan atau wastafel agar pengunjung dan pedagang lebih mudah mencuci tangan,”, Ujar Lurah pasar Wedi, Indaryanto W, saat ditemui wartawan Rabu (15/7).

Menurut Indaryanto, suasana pasar Wedi sudah kembali normal, setelah dalam beberapa bulan kemarin sempat sepi karena cocid-19. Perubahan tampak dengan aktivitas pasar yang mulai, ramai sejak pagi malam hari.
Salah satu tangki air di pasar Wedi Klaten
Terkait pelaksanaan aturan protokol kesehatan, Indar menambakan semua berjalan dengan baik dan lancar. Selain memasang kran air serta wastafel, pihaknya mewajibkan semua pedagang dan pengunjung pasar memakai masker. Jika ada pengunjung atau pedagang tidak memakai masker mereka dilarang masuk, sebelum menggunakan masker.

“Selain pemakaian masker dan menyediakan wastafel, petugas juga menghimbau pada semua pedagang untuk membawa handsanitasier secara mandiri. Sedang untuk memastikan semua melaksanakan protokol kesehatan, pihak pasar selalu mengingatkan pengunjung setiap 2 jam sekasli, melalui pengeras suara kita memberi penyuluhan dan edukasi, agar mereka selelu melakukan protocol kesehatan”, ujarnya.(lal)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...