Jalur Evakuasi Merapi Belum Diperbaiki. Bantuan Propinsi 14 Milliar Belum Cair.

Kondisi jalan jalur evakuasi Merapi di Klaten
Mattanews.com Klaten Dinas PUPR Klaten belum akan melakukan perbaikan jalan jalur  evakuasi pengungsi Merapi di wilayah Kecamatan Kemalang dan Manisrenggo karena bantuan dari Propinsi sebesar Rp 14 milliar hingga kini belum bisa digunakan. PU melalui bidang Bina Marga hanya akan memperbaiki jalan Kaliwuluh – obyek wisata Deles sejauh 1 kilometer melalui pembiayaan dana APBD Klaten.

 “ Saat ini kita hanya melakukan perbaikan jalan jalur evakuasi pengungsi Merapi, antara Desa kaliwuluh hingga Delles sepanjang 1 kilometer dengan dana sekitar Rp 600 juta dari APBD Klaten. Untuk jalan  yang lain belum kita perbaiki karena bantuan dari Propinsi sebesar Rp 14 milliar yang dijanjikan hingga saat ini belum bisa digunakan”, demikian ditegaskan Suryanto ST, Kepala Bidang Bina marga Dinas PU Klaten saat ditemui wartawan diruang kerjanya Senin (13/7).

Seperti diberitakan media ini beberapa waktu lalu, dalam kunjunganya ke beberapa desa di wilayah Kecamatan Kemalang dan Manisrenggo, Gubernur Jawa Tengah meminta agar dinas PU Klaten segera memperbaiki beberapa ruas jalan yang merupakan jalur evakuasi pengungi Merpai yang sudah dalam kondisi rusak parah. Penegasan Gubernur tersebut disampaikan ,menyusul adanya gejala peningkatan aktivitas gunung Merapi dalam beberapa hari terakhir nini.
Kabid Bina Marga PU Klaten Suryanto ST
Saat ini lanjut Suryanto beberapa jalan di wilayah lereng Merapi yang mengalami rusak cukup parah lanjut Suryanto antara lain jalan Tegalmulyo -  Surowono sepanjang 6 kilometer. Jalan Surowono – Jatirajek sepanjang 5 kilometer. Anggaran npropinsi untuk perbaikan jalur tersebut sebenarnya sudah ada sejak lama.  Namun hingga kini PU Klaten belum bisa menggunakan anggaran tersebut karena dari pihak Propinsi sendiri tidak pernah menjelaskan kapan dan apakah dana tersebut bisa digunakan.  

Saat ini lanjut Suryanto ada beberapa jalan PU di wilayah Kemalang dan Manisrenggo yang mengalami kerusakan cukup parah karena terjadinya overload beban jalan antara kelas jalan dan armada yang melintas. Sehingga tak heran jika beberapa jalur di daerah atas, seperti Karangnongko, Kemalang, Jatinom serta Manisrenggo kerap jebol karena setiap hari dilintasi ratusan truk matrial dengan tonase yang melebihi ketentuan.(red).

“ Saat ini Klaten memiliki sekitar 700 kilometer dengan kuwalitas jalan kelas III atau jalan Kabupaten. Semua dibangun sesuai standar kontruksi kelas jalan dengan beban berat maksimal 7 kilometer dan umur jalan hingga 8 tahun. Namun saat ini yang terjadi di Klaten, hampir semua jalan,  khususnya di wilayah Kecamatan kemalang, Jatinom, Karangnongko dan Manisrenggo setiap hari dilintasi  ratusan truk bermuatan matrial dengan tonase antara 9 hingga 12 ton. Maka jangan kegat jika jalan di Klaten cepat rusak atau jebol”, tandansya (lal)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...