Tahun Ini Klaten Gagal Bangun 18 Proyek Jalan.

Mattanews.com Klaten -  Pemerintah Kabupaten Klaten Jawa Tengah gagal melakukan 18 proyek pembangunan jalan dan jembatan ditahun anggaran 2020. Adanya pandemic Covid-19 membuat Pemda Klaten harus memangkas anggaran pembangunan jalan yang semula senilai Rp 113 milliar kini hanya tinggal Rp 40 milliar.

Kepala Bidang Bina Marga PU Kabupaten Klaten Suryanto ST ketika ditemui Indonesiatopline, membenarkan adanya pemangkasan anggaran yang mencapai sekitar 65 persen. Akibat dari pemotongan tersebut banyak pembangunan jalan dan jembatan yang harus ditunda. Kini PU hanya mengerjakan 5 kegiatan pembangunan jalan dengan total nilai anggaran sebesar Rp 40 milliar.  
Kabid Bina Marga Pu Klaten Suryanto ST

“Dalam tahun ini anggaran pembangunan jalan dan jembatan di PU Klaten dipangkas hingga 65 persen.  Yang semula Rp 113 milliara menjadi Rp 40 milliar, sehingga yang seharusnya kita bisa mengerjakan 18 jalan dan jembatan, kini hanya bisa mengerjakan 5 pembangunan jalan. Mudah mudahan dalam sisa waktu yang ada semua pembangunan tersebut dapat kita rampungkan”,  Ujar Suryanto diruang kerjanya Sabtu (30/5).

Menurut Suryanto Dana sebesar Rp 40 miliiar tersebut nantinya akan dipergunakan untuk membangun 5 ruas jalan yang ada di beberapa wilayah Kabupaten Klaten sebesar Rp 22 milliar. Sisanya Rp 18 milliar untuk beaya pemeliharaan serta perawatan rutin jalan dan pengaliran.

5 ruang jalan yang akan dibangun/ diperbaiki pada tahun anggran 2020 tersebut meliputi, ruas jalan tegalgondo – Sidowarno sepanjang 2 km, jalan Pakis – Wonosari 1 km, ruas jalan Pandeyan – Jelobo sepanjang 2 km, jalan semuanya di wilayah Kecamatan Wonosari, Perawatan – Margorejo 1,5 km di kecamatan Jogonalan, serta jalan Jertis- Polanharjo di kecamatan Polanharjo Klaten.

Dalam pelaksanaannya semua pembangunan menggunakan aspal Hotmik, kecuali jalan Pakis – Wonosari sepanjang 1 Km yang menggunakan cor beton. “Mudah mudahan semua rampung tepat waktu dan sesuai rencamna”, harapnya. (tev)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...