Masyarakat Klaten Di Himbau Tidak Perlu Takut Belanja Ke Pasar.

Suasana pasar tiga lantai sektor pakaian sepi
Mattanews.com Klaten  -  Masyarakat Klaten dihimbau  untuk tidak takut belanja ke pasar. Hingga saat ini seluruh pedagang pasar yang ada di Klaten tidak ada yang terindikasi terpapar covid-19. Karena selain selalu rutin dilakukan penyemprotan disenfektan, hasil rapid test para pedagang di tiga pasar,  yakni pasar Wedi, pasar Gede Tiga Lantai dan Pasar Srago, hasilnya negative. Sehingga tidak ada alasan takut bagi masyarakat takut pergi belanja kepasar, selama mengikuti prosedur kesehatan covid-19.

“Akhir akhir ini banyak orang takut pergi kepasar, karena banyaknya issu yang tidak bertanggung jawab sehingga masyarakat engan belanja kepasar. Padahal di pasar sendiri tidak ada masalah, apalagi hasil rapid tes para pedagang di tiga pasar Klaten yang dilakukan beberapa waktu lalu semuanya hasilnya negatif.Maka tidak ada alasan warga takut kepasar, selama mengikuti aturan protocol kesehatan”, Terang Didik Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Disperindagkop dan UMKM Klaten.

Pernyataan sama disampaikan Kepala Lurah Pasar Tiga Lantai Badarudin yang mengaku mengaku kecewa serta prihatin dengan munculnya berita simpang siur yang menyebutkan ada salaah satu  pedagang pasar tiga lantai yang positif Covid-19. Padahal tidak semuanya benar. Menurut Badarudin orang yang dimaksud sebagai pedagang pasar Klaten, sebenarnya bukan pedagang pasar Tiga Lantai.
H.Badarudin kepala lurah pasar tiga lantai klaten
Yang bersangkutan sifatnya hanya membantu orang tuanya bekerja dipasar. Itupun dilakukan tidak tentu kadang semingu sekali. Sementara  swab tes yang di;lakaukaan hingga kini hasilnya bnelum turun, sehingga belum bisa dipastikan orang tersebut positip kovid-19, dan penjemputan juga dirumahnya tidak dipasar. Tapi masyarakat sudah terlanjur “memvonis” pedagang pasar ada yang positif covid, sehingga dalam beberapa hari ini pasar menjadi sepi.

“Hingga saat ini hasil swab tes orang dimaksud belum keluar, sehingga belum bisa dikatakan dia positif covid. Dan perlu saya tegaskan yang bersangkutan bukan pedagang pasar  dan namanya tidak tercatat di daftar pedagang pasar tiga lantai. Dia hanya kadang kadang membantu ibunya di pasar dan itu belum tentu semingu sekali. Sehingga tidak benar sama sekali jika ada yang mengatakan ada pedagang pasar Tiga lantai Klaten yang terkena Covid-19”, tegasnya.
Banyak pedagang hanya tiduran dan pulang lebih awal

Untuk itu kepada masyarakat Klaten dirinya, menghimbau agar tidak perlu takut untuk belanja ke pasar, selama mengikuti protokol kesehatan covid-19 seperti yang telah dianjurkan pemerintah. Selain itu lanjut Badar pihak pasar selalu melakukan mengetrapkan standar protocol kesehatan, seperti penyemprotan disinfektan massal 2 kali dalam seminggu. Para pedagang ditata untuk tidak berdekatan,wajib memakai masker, termasuk pengunjung pasar, serta diminta tidak berkerumun. 

Diakui Badar, sejak adanya berita tentang pedagang pasar positif covid, hampir semua pasar di Klaten sepi pengunjung. Demikian pula kondisi pasar Tiga Lantai. Pedagang yang biasanya berjualan hingga sore hari, sekarang pulang lebih awal karena tidak ada pembeli. “kasihan para pedagang gara-gara berita tersebut, selama 5 hari ini dagangan mereka banyak yang tidak laku sama sekali”, ujar Badar (hal)

 

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...