Rapid Tes Bagi Pedagang Pasar Di Klaten, Harus Dilakukan Jelang New Normal,

Mattanews.com  KlatenDalam rangka persiapan segera diterapkannya gaya hidup sehat New Normal, tatanan pola hidup normal baru dalam keseharian berdampingan dengan covid-19, Kepala Bidang Penegelolaan pasar Disperindagakop dan UMKM Klaten, Jawa Tengah Didik Sudiarto SE.MSi meminta agar Pemda melakukan rapid tes di semua pasar besar yang ada di Klaten.  

Selain untuk mendata keberadaan serta kesehatan  seluruh pedagang pasar yang ada, sehingga bisa diantisipasi sejak dini penanganannya. Hasil Rapid tes juga akan membawa rasa nyaman bagi setiap pengunjung pasar, sehingga mereka tidak was was saat akan belanja. Sehingga kondisis pasar di Klaten dapat segera pulih seperti semula.   
Didik Sudiarto Kabid pengelolaan pasar Klaten

“ Jika pemerintah Kabupaten berkenan, saya berharap ada program rapid tes bagi semua pedagang pasar, khususnya pasar besar, seperti Cawas, Jatinom, Kembang, Delanggu Pedan dan lainnya, guna memberi rasa aman dan nyaman bagi  pedagang jika badanya sehat. Serta memberi rasa nyaman dan aman para  pengunjung, sehingga warga tidak takut lagi datang ke pasar”, ujar Didik usai membagikan sekitar 600 masker kepada para pedagang kaki lima di wilayah perkotaan.Senin (8/6).

Diakui Didik sejak adanya pandemic hampir seluruh pasar di Klaten sepi. Penururnan terjadi karena hampir semua masyarakat takut ke pasar atau tempat tempat keramaian yang dianggap rawan dan mudah menyebarkan virus covid-19.

Menurut Didik dari 52 jumlah pasar yang ada di Klaten, hingga kini baru 3 pasar yang melakukan Rapid tes bagi pedagangnya. Tiga pasar tersebut antara lain, pasar Gede (pasar tiga lantai) kota Klaten, pasar Wedi serta pasar Srago, dengan hasil negativ dan dinyatakan bebas dari covid-19.

“Setelah masyarakat tahu jika hasil tes di 3 pasar beberapa waktu lalu semua pedagangnya negative, tampak ada perubahan, dimana aktivitas pasar mulai ramai lagi”, ujarnya.  

Sementara terkait pembagian masker bagi seluruh pedagang kaki lima di wilayah kota, menurut Didik itu merupakan kegiatan Disperindagkop Klaten dalam upaya peduli pencegahan covid-19 di Klaten. Sekaligus melakukan edukasi serta penyuluhan pada para pedagang kaki lima untuk taat mengikuti aturan protocol kesehatan dalam melaksanakan kegiatannya.(lal)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...