Wakil Walikota Bogor Dede tinjau pasar Kebon Kembang
Mattanews.com Bogor - Pasca berjubelnya pengunjung Pasar Kebon Kembang di tengah pemberlakuanh Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Covid-19, wakil wali kota Bogor Dedie A Rachim melakukan sidak dipasar tersebut. Kunjungan dilakukan guna memastikan kejadian yang terjadi Minggu  tidak terulang lagi.

“ Saya memastikan kejadaian kemarin tidak terulang lagi di pasar ini. Kita mungkin bisa memaklumi kemarin hari minggu sebentar lagi lebaran, mereka berbelanja kebutuhan. Namun sayang mereka lupa jika saat ini kita masih dalam kondisi darurat covid-19. Dan itu membahayakan kita semua. Untuk itu saya minta agar kejadian seperti kemarin tidak terjadi lagi di kota Bogor”, ujarnya

Walikota Bogor Senin pagi (18/5) Dedie melakukan sidak di pasar Kebon Kembang didampingi Kabag Ops Polresta Bogor Kota Kompol Prasetyo Purbo, Kasat Pol PP Kota Bogor Agustian Syach, Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir, dan Camat Bogor Tengah Abdul Wahid. Di lokasi, Dedie meminta para petugas agar memperketat pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Guna mengantisipasi hal tersebut lanjut Dede pihaknya beklerja sama dengan pihak Kepolisian melakukan beberapa penertiban, terutama rekayasa lalu lintas, agar tidak timbul kemacetan di sekitar pasar. Sementara satpol PP akan terus melakukan upaya penertiban di beberapa titik yang krusial yang, selama ini sering memicu terjadinya kemacetan lalu lintas.

Menyinggung dengan insiden Minggu kemarin, Dede mengatakan hal tersebut terjadi dimungkinkan banyak toko ddan pasar yang tutup sejak diberlakukannya PSBB. Sehingga warga terkonsentrasi di komplek pasar Kebon Kembang. Atau mungkin juga sehari sebelumnya banyak warga yang mendapat rejeki, sehingga pada hari minggu digunakan untuk berbelanja.(red)
Suasana pasar Kebon Kembang Bogor di saat PSBB
“Kemudian, bisa juga padatnya pasar kemarin karena kondisi masyarakat yang memiliki keperluan berbelanja namun sebagian besar area perdagangan di Kota Bogor di tutup. Sementara yang buka hanya beberapa pasar. Alhasil mereka konsentrasinya di sini. Kedepan, kami harus bisa mengatur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan dan beresiko penyebaran virus Corona di Kota Bogor,” katanya.

Kepada para pedagang dan pengunjung Dede meminta agar mereka mentaati semua aturan protokol kesehatan Covid-19, dengan selalu memakai masker saat keluar rumah, tetap menjaga jarak, tidak bersalaman atau bersentuhan serta menjalankan pola hidup mdan makan sehat dengan banyak olah raga dan mengkonsumsi makanan bergizi.(tev) 

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...