Nekat...Terlilit Hutang, Ibu Muda Di Pluneng Curi Perhiasan



Mattanews.com –Klaten - Triyas Rahayu alias Tiwuk ibu muda asal Samberan, Rt.01 Rw.02 Pluneng, Kebonarum ini harus berurusan dengan polisi atas dugaan pencurian perhiasan emas dirumah Sri Widodo. Penangkapan tersangka oleh jajaran kepolisian sector Kebonarum yang bekerjasama dengan Satreskrim Polres Klaten dilakukan atas laporan  ibu Sri Widodo warga Dawe, Pluneng, Kebonarum pada Minggu, (17/5), yang kehilangan perhiasan emas dirumahnya.
Kapolres Klaten AKBP wiyono Eko Prasetyo melalui Kapolsek Kebonarum AKP Suyadi, dalam konfrensi pers diaula Satyahaprabu Mapolres Klaten pada Rabu, (20/5) menerangkan, Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.
“Tindakan yang dilakukan Tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara” ujar AKP. Suyadi.
Dalam Keteranganya AKP Suyadi menjelaskan, tersangka melakukan tindakan pencurian dengan cara masuk kedalam rumah  menggunakan kunci rumah milik korban. Kunci tersebut diperoleh tersangka saat meminjam motor dari anak korban. Bersama kontak motor yang dipinjam tersangka, terdapat kunci rumah milik korban. Dan aksi dilakukan oleh tersangka Triyas Rahayu saat rumah ditinggal pemiliknya jualan sayur dipasar.
Sebelumnya, Sri Widodo yang merupakan teman tersangka pernah bercerita, bahwa ia kehilangan uang yang disimpan di lemari namun  perhiasan tidak ikut hilang. Berdasarkan cerita itu, Triyas yang saat itu sedang terlilit hutang melihat kesempatan dan  bermodal kunci ditangan, nekat  mencuri perhiasaan dari rumah temannya itu.
”Setelah mengambil perhiasaan milik ibu Sriwidodo, tersangka mengajak suaminya menjual perhiasan emas tersebut ke pasar Bringharjo dan laku 40 Juta” terang AKP Suyadi.
Bersama tertangkapnya Triyas Rahayu alias Tiwuk polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang sebesar 36 juta sisa dari penjualan perhiasan yang dicurinya.
Menurut pengkuan Triyas Rahayu, dirinya melakukan hal tersebut karena terlilit hutang, dari 40 juta hasil penjualan perhiasan emas yang dicurinya, 600 ribu ia bagikan ke orang dijalan dan 3 juta digunakan untuk membeli sembako, dan sisanya akan digunakan untuk membayar hutang.
“Hasil penjualan emas rencananya mau saya gunakan untuk membayar hutang-hutang saya” ujar Triyas Rahayu saat ditanya wartawan. Dan dirinya sangat menyesali atas perbuatan yang telah dilakukannya.(Lal)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...