Petugas Kembali gagalkan Pengiriman 66 kg Sabu Via Jasa Ekspedisi

Mattanews.com  CilegonSatgas Gakkum Ops Aman Nusa II Dit Tipid Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan pengiriman paket sabu seberat 71 kilogram. Bekerja sama dengan Polsek KSKP Bakauheni Polres Lampung, jajaran Polda, Petugas berhasil menyita Sabu yang disembunyikan dalam safe Deposit box disebuah truk PT.AMP di check point pelabuhan Bakauheni Jum’at (8/5). Selain menggagalkan pengiriman sabu melalaui jas exspedisi  petugas juga berhasil mengamankan 2 pelaku yakni RR (25) dan EA (22).

“ Petugas berhasil menggagalkan peredaran dan pengiriman sabu seberat 66 kg melalui jasa exspedisi, setelah pihak intelejen, mencium adanya pengiriman barang haram tersebut memanfaatkan transport logistik, memanfaatkan situasi pandemic covid-19. Dan berkat kerjasama dengan semua pihak petugas berhasil mengagalkan pengiriman tersebut ”, demikian ditegaskan Wakapolri Komjen Polisi Gatot Edy Pramono saat menggelar perss conference di halaman kantor ASDP Merak,  didampingi Kabaharakam Polri, kapolda Banten, Kakor Lantas Mabes Polri serta Kadiv humas Polri dan Dir Tipid Narkoba, Rabu (20/5).
Wakapolri dalam keterangan pers terkait penangkapan sabu

Menurut Wakapolri, Direktorat tindak pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap 2 tersangka kasus peredaran sabu didua tempat berbeda. Yang satu di Jakarta dan lainya di Pekanbaru. Dari tangan para tersangka petugas berhasil menyita sabu seberat 71 kilogram
Lebih jauh Wakapolri menjelaskan sindikat narkoba ini memanfaatkan situasi pandemic Covid-19 untuk melakukan aksinya. Sehingga mereka memanfaatkan transportasi logistik untuk mentransit narkoba dari jalur lintas timur sumatera menuju Jakarta.

Petugas yang mendapat informasipun segera melakukan penyelidikan dan pengintaian. Dan hasilnya  66 kilogram sabu yang di sembunyikan dalam safe deposit box yang dibawa truk PT. AMP di check point pelabuhan Bakauheni berhasil ditemukan petugas.

Guna peengembangan dan mengungkap jaringan, petugas melakukan penyelidikan di kantor pusat PT. Alidon Expres Makmur Jakarta, alamat peneraima paket sesuai yang tertera dalam paket pengiriman. Dan dari hasil pengembangan akhirnya petugas berhasil menangkap tersangka RR (25) selaku Dirut PT. Alidon Expres Makmur Jakarta sekaligus pihak penerima kiriman paket sabu.

Setelah berhasil melakukan penangkapan tim gabungan mendapat informasi BP yang kini bersetatus  (DPO) selaku Komisaris PT. Alidon telah menerima 10 kg sabu dari PT. Alidon cabang Pekanbaru yang dikirimkan melalui ekspedisi PT. APM kepada ekspedisi PT. Alidon Cabang Lampung.

Selain itu,petugas juga memperoleh  informasi jika dalam paket milik PT. langkah Hijau (food herbal) juga telah disisipi 5 kg sabu oleh RY (DPK) dan EA (staf packing) yang di kirimkan kepada PT. Alidon Jakarta melalui ekspedisi PT. Dakota

Berdasarkan keterangan tersebut petugas langsung  melakukan penyelidikan dan  berhasil mengamankan sabu seberat 5 Kg yang dikemas  dalam dus berisi tepung.  

Selain mengamankan sopir dan kenek truk expedisi PT. Dakota Jakarta sebagai saksi, petugas juga menangkap EA (22) yang berperan mempacking sabu, sebelum dikirim. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Juncto Pasal 132, Ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup. (tev)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...