Dengan Dalih Kirim Makanan Ke Teman Di Lapas, Mantan Napi Selundupkan Paket Narkoba Di Kepala Ayam Goreng


Mattanews - Klaten - Seorang mantan napi diamankan oleh Satuan Serse Narkoba Polres Klaten, penangkapan terhadap tersangka dilakukan atas dugaan penyelundupan paket narkoba jenis sabu dan inex di Lapas kelas II B Klaten.
Penyelundupan paket narkoba yang dikemas dan dimasukan kedalam leher ayam goreng tersebut  hendak dikirimkan pada salah satu warga binaan lapas Klaten yang merupakan teman tersangka.
Dari pengakuan tersangka, dirinya nekat mengantarkan narkoba ke lapas dengan alasan ingin membalas hutang budi kepada  suhardi warga binaan lapas kelas II B klaten.
“saya lakukan karena ingin balas budi kepada mas hardi di dalam lapas, karena dulu saya sering dibantu saat saya masih menjadi tahanan di lapas klaten” ujar femo
kapolres klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui kasat narkoba AKP mulyanto dalam jumpa pers mengatakan , tersangka dengan nama wahyu nugroho alias Femo, mengirimkan paket narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dan inex dengan cara dimasukkan kedalam leher kepala ayam goreng dan dikirimkan kepada jujuk haryanto alias suhardi,  warga binaan lapas klas IIB klaten
“ tersangka mengirimkan paket makanan, namun di dalam leher ayam terdapat narkoba jenis sabu dan inex, yang dipesan oleh salah satu warga binaan di lapas kelas II B klaten. saat pemeriksaan diketahui oleh petugas, jika dalam leher ayam ada narkoba” pungkas AKP Mulyono (20/5/2020)
Setelah mendapati laporan dari petugas lapas, Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten langsung mendatangi lapas untuk memastikan barang yang ada didalam paket makanan tersebut, dan setelah dibuka terdapat  benda dibungkus isolasi yang isinya narkoba
Dalam pengembangan kasus ini akhirnya tersangka berhasil diamankan di banjaroya, kec. kalibawang, kab. Kulonprogo Yogyakarta
petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa  empat plastik klip yang didalamnya berisi serbuk kristal warna putih yang diduga Narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat masing-masing 2,82 gram; 1,04 gram; 0,98 gram; 0,94 gram ditimbang beserta pembungkusnya, satu plastik klip kecil yang didalamnya berisi 4 (empat) butir pil warna hijau bentuk menyerupai huruf B dengan berat 1,77 gram ditimbang beserta pembungkusnya; serta sebuah handphone
Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) jo pasal 144 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan diancam penjara paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun.(Lal) 
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...