Bupati Klaten Hj Sri Mulyani Vivon Bersama Camat Pantau Covid-19.

Mattanews.com KlatenDalam rantgka membahas penanganan sekaligus upaya pencegahan menyebarnya paparan virus covid-19 di Klaten,Jawa Tengah, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengadakan Vicon (Video Conference) bersama Camat se Kabupaten. Dalam kegiatan yang digelar Senin, (1/4) di Ruang Kerjanya  Bupati mendengarkan laporan dari 26 camat terkait penanganan virus corona di setiap wilayah kerjanya.

Pada vicon tersebut Bupati Klaten Hj Sri Mulyani didampingi Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM, Asisten I Sekda Klaten dr Ronny Roekmito MKes sekaligus Koordinator lima wilayah eks Pembantu Bupati Gugas Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Virus Corona atau Covid 19 Kabupaten Klaten. Kemudian juga dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Sip Anwar SE MSi dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Klaten H Joko Purwanto SSos MM dan para pejabat lain.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani yang juga Ketua Gugus Tugas (Gugas) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Virus Corona atau Covid 19 Kabupaten Klaten pada vicon tersebut mengingatkan para camat untuk secara ketat menyosialisasikan kebijakan pemerintah pusat dalam penanganan covid-19. Misalnya, himbauan agar warga kalau ke luar rumah memakai masker, membiasakan cuci tangan pakai sabun dan menerapkan social distancing.

Sedangkan Asisten I Sekda Klaten dr Ronny Roekmito MKes pada kesempatan tersebut mengatakan, agar para camat terus berkoordinasi dengan kepala desa dan tokoh masyarakat, jika ada pemakanan jenazah akibat virus corona jangan sampai ada penolakan. Karena jenazah yang meninggal akibat virus covid-19 pemakamannya sudah memenuhi standar kesehatan, sehingga  tidak akan menular kepada warga sekitar.


Sementara itu Camat Gantiwarno Hj Lilis Yuliati, SH MM salah satu wwilayah kecamatan di Klaten, mengatakan di wilayah Gantiwarno Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona terus menurun. Dari data awal ada38 orang menjadi 36 orang dan pada Senin, (14/4) tinggal 4 orang. Sedang 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setelah tes hasilnya negatif. (tev/mas)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...