Antisipasi Corona RSD Bagas Waras Klaten, Sementara Tiadakan Jam Besuk Pasien.

KLATEN MATTANEWS.COMRSD Bagas Waras Klaten Jawa Tengah untuk sementara meniadakan jam kunjungan pasien (besuk) sebagai langkah antisipasi memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona. Selain itu sejak Senin ( 17/3) rumah sakit juga melakukan pengecekan suhu badan dengan menggunakan alat pendeteksi suhu badan Thermal Scaner bagi semua pengunjung rumah sakit termasuk karyawan rumah sakit.

“ Mulai Senin (16/3) kami meniadakan sementara jam kunjungan pasien atau besuk hingga 14 hari kedepan. Selain itu semua pengunjung rumah sakit termasuk karyawan juga harus melakukan cek suhu badan dengan alat pendeteksi suhu badan Thermal Scaner sebelum masuk rumah sakit. Langkah ini kita ambil sebagai antisipasi serta pencegahan menularnya virus Corvid 19”, demikian ditegaskan Direktur rumah sakit RSD Bagas Waras Klaten Jawa Tengah dr Limawan Budi Wibowo. MKes.MM saat ditemui wartawan diruang kerjanya.
 
Karyawan RSD Bagas Waras saat cek suhu badan 
Selain melakukan beberapa langkah tersebut lanjut Limawan rumah sakit juga melakukan beberapa kebijakan lain, seperti membatasi penunggu pasien sakit maksimal 2 orang dan harus dalam keadaan sehat. Semua pasien atau pengunjung yang sedang mengidap sakit batuk wajib memakai masker bedah. Anak dibawah usia 12 tahun dilarang masuk kerumah sakit, selain untuk berobat. Serta menyediakan pintu khusus penunggu pasien yang ada disamping belakang rumah sakit, dimana sebelum masuk mereka juga akan melalui proses pengecekan suhu badan serta harus cuci tangan dengan Hand Sanitizer.

Sementara Kepala Bagian Tata Usaha RSD Bagas Waras Klaten Y. Heri Martanto. SKM.M.Kes (Epid)  menjelaskan saat ini pihak rumah sakit menutup pintu belakang yang selama ini digunakan bagi para pengunjung yang akan membesuk pasien. RSD hanya membuka 4 pintu masuk dengan fungsi dan pengguna yang berbeda.

Untuk pasien IGD tetap melalui pintu depan dengan syarat pemeriksaan sama yakni cuci tangan dan cek suhu badan. Pintu depan utama untuk pasien dan pengunjung yang berobat di klinik. Untuk pintu penunggu pasien yang mondok ada disamping barat belakang rumah sakit tepatnya di depan ruang Sembadra. Khusus untuk karyawan rumah sakit melalui pintu samping timur rumah sakit dekat ruang instalasi gizi atau pintu keluar.Langkah ini diambil sebagai upaya rumah sakit meminimalisir pencegahan virus corvid 19. 

Menurut Heri langkah tersebut dilakukan guna mencegah dan mengantisispasi sekalaigus meminimalisir wabah virus corvid 19. Sementara terkait peniadaan sewmentara ajamj besuk pasien hanya bersiaft sementara. Jika suasana sudah kondusif dan dinyatakan aman, jam besuak akan dibuka normal seperti semula. Namun sampai dirinya belum bisa memastikan. "Yang jelas semua yang dilakukan rumah sakit demi kebaikan kesehatan dan keselamatan kita semua", ujarnya (tev).



Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...