Klaten Miliki Pasar Kuda Tradisonal Pertama Di Pulau Jawa.

Pasar Kuda di Plembon Klaten
KLATEN MATTANEWS.COMSebuah pasar kuda tradisional berhasil didirikan di Klaten Minggu (24/11) di komplek pasar hewan Plembon, Klaten Utara Klaten Jawa Tengah. Pasar hewan jenis kuda ini merupakan pasar kuda pertama yang ada di pulau Jawa dan pasar kedua setelah pasar sejenisnya ada di Kabupaten Jeneponto Sulawei. Dengan berdirinya pasar kuda ini diharapkan para peternak dan penghobi kuda akan semakin mudah melakukan transaksi beli kuda.

Pendiri pasar kuda di pasar hewan Plembon Warsito Warok kepada awak media mengatakan ide mendirikan pasar kuda berawal dari keprihatinanya melihat para pemilik kuda yang cukup kesulitan jika ingin membeli kuda. Selama ini para apemilik kuda atau penggemar kuda hanya dapat membeli kuda dengan transaksi sistim online. Sehingga pembeli atau pelaku tidak bisa langsung melihat kuda yang akan dibeli.

Berawal dari keprihatinan dan didasari kecintaanya pada kuda, maka dirinya nekad membuat atau mendirikan pasar kuda di pasar hewan Plembon yang memang sudah ada sejak jaman dulu. Alhasil apa yang dirintisnya cukup mendapat respon luar biasa dari para peternak kuda di pulau Jawa.

“ Untuk pertama kali kita buka Minggu (24/11) jumlah kuda yang didasarkan dalam transaksi dipasar Plembon sudah mencapai sekitar 57 kuda. Mereka datang dari berbagai kota di Jawa seperti Pacitan, Wonogiri, Magelang, Semarang, Jogya, Solo, Purwokerto, Madiun, Cilacap Ambara dan lainya”, ujar Warsito Warok kepada wartawan.
Warsito Warok pendiri pasar kuda di Klaten
Pada pembukaan perdana,  jenis kuda yang dipasarkan menurut Warsito ada berbagai jenis, mulai dari kuda sumbawa, kuda poni, kuda local, Banyuwangen hingga jenis kuda Two Laubert atau kuda luar negeri. Harganyapun bervariaatif mulai dari yang murah yakni Rp 25 juta untuk jenis local, sekitar Rp 30 hingga Rp 40 juta untuk jenis kuda sumbawa hingga kuda Peranakan daan kuda luaar negeri dengan bandrol harga mencapai Rp 150 juta hingga 300 juta.

Menurut Warsito yang juga sebagai ketua paguyuban Bendi Klaten ini, Pasar kuda Plembon nantinya akan berjalan setiap minggu sekali dengan model pasaran tiap Pon. Diharapkan pasar kuda yang dirintisnya akan menjadi alternatif pilihan bagi para pecinta kuda. karena antara pembeli dan penjual bisa langsung bertemu dan mengecek kondisi kudanya.

selama ini lanjut penggemar kuda sejak 25 tahaun lalu ini, proses jual beli kuda dilakukan melalui sistem online. sistem online ini dinilai banyak memiliki kelemahan. salah satunya, pembeli tidak bisa melihat langsung kondisi kuda yang sebenarnya. Pembeli hanya bisa melihat kuda lewat foto. Yang kadang setelah terjadi kesepakatan kuda yang diharapkan tidak sesuai selera.Diharapkan dengan dibukanya pasar kuda di Klaten setiap pasaran Pon akan meningkatkan para peminat kuda di Klaten dan sekitarnya. (mastev)

.
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...