Kapolres Klaten Jum'at Berkah Bersama Kuli Panggul Pasar Dan Tukang Becak.

KLATEN Mattanews.com  – Untuk yang kesekian kalinya Kapolres Klaten, AKBP Wiyono  Eko Prasetyo, SIK, MIK  memimpin langsung gerakan social Jum’at berkah di seputaran komplek pasar tiga lantai Klaten (22/11). Untuk kali ini Kapolres berkenan berdialog dan bercengkerama langsung dengan para kuli panggul pasar serta para tukang becak serta pedagang kaki lima. Seperti biasa puluhan nasi kotak serta sembako diberikan langsung Kapolres kepada mereka yang membutuhkan.

AKBP Wiyono  Eko Prasetyo, SIK, MIK kepada wartawan mengatakan, Jumat Berkah yang mulai dicanangkan 3 minggu lalu khususnya bagi keluarga besar jajaran Polres Klaten sebagai wujud kepeduliannya kepada masyarakat. Sehingga kehadiran Polisi dapat dirasakan semua masyarakat termasasuk kepada mereka yang nasibnya kurang beruntung. Dan itu sudah menjadi kuwajiban kita semua sebagai umat beragama.
Kapolres Klaten saat bagikan sembako untuk kuli panggul pasar

Gerakan umat Berkah sendiri lanjut Kapolres adalah implementasi jika Polisi adalah sebuah lembaga yang berdiri dari rakyat, oleh dan untuk masyarakat. Sehingga kemitraan antara rakyat dan polisi harus terjaga dan terjalin secara berkesinambungan dan Polri benar-benar mampu

Pelaksanaan Jum’at berkah sendiri menurut Kapolres dilakukan di Mapolres dan diikuti secara serentak oleh seluruh Polsek yang ada di Klaten. Teknis pelaksanaan Polri bekerja sama dengan aparat kecamatan baik Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) dan Kepala Desa (Kades) maupun perangkat desa untuk mendata warga yang layak menerima bantuan, sehingga nanti dari Polres maupun Polsek mengusahakan untuk memberikan santunan bagi warga yang membutuhkan.

Terkait dana yang dikeluarkan, dengan Kapolres mengatakan semua dana yang digunakan berasal dari iuran infaq atau sodakoh seluruh anggota kepolisian di Polres Klaten yang dilakukan 2 kali seminggu. Namun kedepan tak menutup kemungkinan Polres bisa menerima sodakoh dari pihak lain jika mereka memang ingin bersedekah.”Untuk masalah anggran Alhamdulillah dari infaq dan sodakoh para anggota kami masih mampu berbagi dengan mereka walau tidak seberapa”, ujar Kapaolres.


Selama ini santunan diberikan dengan prioritas anak yatim piatu yang ada di panti asuhan, buruh tani, warga kurang mampu, orang tua jompo, difabel, pengamen, anak jalanan, abang becak, ojek, kuli panggul dan komunitas lainnya. Dengan harapan sedikit bantuan dan santunan tersebut benar-benar bermanfaat dan dapat dirasakan dan dinikmati oleh mereka yang memang berhak untuk menerimanya.(hilal/tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...