Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Parsetyo Makan Bareng Bersama Tukang Becak.

Klaten Mattanews.comMengawali kegiatan perdananya dalam tajuk Jum’at Berkah, Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prastyo makan bareng bersama tukang becak, pengamen serta pedagang asongan yang sering mangkal di masjid agung Al Aqsa. Dalam acara yang berlangsung Jum’at  siang (8/11) Kapolres ditemani Komandan Kodim 0723 Letkol Kav Minarso serta ibu ibu bhayangkari dan ibu ibu persit Kodim Klaten, serta anggota Banser dan Kokam Klaten.

Usai acara makan bersama Kapolres Klaten sedikit memberi arahan kepada para tukang becak, pengamen dan pedagang agar tetap optimis dalam menghadapi kerasnya perjuangan hidup. Kapolres berpesan agar meraka tetap menjadi manusia yang baik, tangguh dan peduli akan sesama. Untuk itu selain terus bekerja giat Kapaolres berpesan agar mereka yang beragama Islam untuk tidak meninggalkan sholat 5 waktu dan bagi yang non muslim untuk terus berdoa. Karena bekerja yang disertai doa akan selalu menghasilkan rejeki yang barokah dan halal.
Kapolres Klaten usai makan bersama

Kepada Wartawan Kapolres menjelaskan kegiatan yang baru pertama tersebut nantinya akan terus dilakukan setiap hari Jum’at dengan tempat dan sasaran yang berpindah pindah. Jum’at berkaah juga diikuti oleh semua jajaran Polsek di seluruh wilayah Klaten.

“Kita ingin kegiatan Jum’at berkah ini terus berjalan dan berkesinambungan tidak sekedar memberi sedikit rejeki pada mereka yang memerlukan, tapi juga sebagai ajang silahturohim polisi untuk lebih dekat dengan rakyat agar tercipta rasa aman, nyaman yang akhirnya kedekatan ini akan sangat bermanfaat untuk kita bersama”, ujarnya.

Disamping itu kita juga menaruh pesan pada mereka agar ikut menjaga ketertiban dan keamanan di tempat kerjanya masing masing dan mau peduli dengan kejadian yang ada disekitarnya. Misalnya segera melaporkan pada petugas jika melihat atau mendengar sesuatu yang mencurigakan atau tindak kriminal.

Ditegaskan lebih lanjut jika antara aparat dan masyarakat, khususnya mereka para tukang becak, pedagang asongan atau pengamen jalanan sudah terjalin kedekatan yang sinergis, maka mereka akan sangat membantu petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Karena mereka akan merasa ikut bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.

“Kita ini teman, sahabat, mitra  dan pengayom masyarakat. Maka kita harus ada dan dekat dengan rakyat dengan latar belakang apa saja. Jika kita sudah dekat dan saling kenal, saya optimis suasana aman, nyaman dan kondusif akan tercipta dengan sendirinya. Dan saya ingin Klaten selalu aman, nyaman dan kondusif”, harapnya. (lal/tev)




Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...