Walau Minim Fasilitas Rowo Jombor Masih Jadi Pilihan Untuk Ngabuburit

KLATEN MATTANEWS.COM – Walau minim fasilitas dan tak lagi memiliki daya tarik wisata, obyek wisata waduk Rowo Jombor yang terletak di desa Krakitan, kecamatan Bayat, Klaten Jawa Tengah, ternyata masih menjadi salah satu pilihan warga Klaten untuk melaksanakan acara ngabuburit. Umumnya mereka yang datang adalah pasangan remaja dan warga yang punya hobi mancing. Mereka mencari ikan dengan cara memancing sambil menunggu waktu buka puasa.

 
Sambil menunggu waktu buka,mereka asyik mancing.
Bagi mereka yang punya hobi mancing biasanya datang sejak pagi hari. Sambil mendirikan tenda atau payung mereka berjejer dipinggir waduk sambil memancing ikan. Namun tidak sedikit pula mereka nekad menyewa getek penduduk setempat untuk mencari ikan ditengah rowo. Sedang pasangan remaja umumnya datang di sore hari, sambil mencari lokasi yanag cocok untuk bersantai.

Namun sayang banyaknya pengunjung ke waduk rowo Jombor tidakm di imbangi dengan pelayanan fasilitas yang memadai noleh pemerintah setemepat. Salah satu fasilitas yang dikeluhkan mereka adalah tidaka tersedianaya MCK untuk mereka ayang ingin buang air kecil atau BAB. Akhirnya tak sedikit mereka menggunakana aliran sungai yang memanajang dari utara hingga selatan waduk sebagai sarana untuk BAB atau semak belukar untuk buang air kecil. Tapi bagi  mereka yang tak biasa, terpaksa harus datang kerumah warga hanya untuk menumpang buang air kecil.

“Tiap hari ada tarikan karcis untuk uang masuk pengunjung mas, tapi koq dari dulu hingga sekarang tidak ada penambahan fasilitas. Mosok mbanagun MCK aja nggak mampu lantas uangnya lari kemana mas”, ujar salah satu pengunjung asal Sukoharjo.
Terpaksa daripada sakit perut 
Dari pantauan MATTANEWS dilapangan memang sepanjang waduk rowo jombor dari dulu hingga sekarang belum pernah ada sarana fasilitas MCK untuk pengunjung. Tak heran banyak pengunjung enggan datang lagi kelokasi ini karena sulit jika ingin pergi ke toilet. Sementara dari pantauan dilapangan jelas setiap hari ada petugas pemungut karcis yang menarik para pengunjung yang masuk ke obyek wisata ini.(tev)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...