Sensasi Menantang Berenang Di Pemandian BIMA 66 Dipuncak Bukit Gajah Rejo Talang Bayat.

Kolam renang persis dipuncak bukit (proses finishing)
KLATEN MATTANEWS.COM Berenang dikolam renang biasa mungkin hampir semua orang sudah pernah merasakan. Namun bagaimana jika ada berenang dikolam pemandian yang berada dipuncak bukit dengan ketinggian sekitar 80 meter dari permukaan laut,sambil menikmati pemandangan alam sekitar yang indah. Mungkin yang ini anda belum pernah menikmatinya.

Satu lagi destinasi wisata yang mengexplor kekayaan alam pegunungan berdiri dan dibuka untuk umum di Klaten. Ya obyek wisata Bima 66 yang berada dipuncak bukit Gunung Rejo yang bersebelahan dengan obyek wisata kawah putih, terletak di Desa Talang Kecamatan Bayat, Klaten Jawa Tengah. Obyek wisata yang kini penggarapan sudah 85 persen rampung dan mulai memasuki tahap finishing nantinya akan menjadi satu-satunya obyek wisata yang memiliki kolam renang persis dipuncak bukit.

Aditiya Kristiawan SH selaku owner yang juga mengarsiteki langsung penggarapan obyek pemandian Bima 66 mengatakan, obyek wisata yang dikelola nanatinya akan dilengkapi dengan berbabagai fasilitas lain seperti, 4 ruangan untuk karaoke, kolam renang dipuncak bukit, joglo untuk acara pertemuan, berbagai jenis permaianan ketangkasan untuk anak seperti flaying fox,  jembatan gantung, panjat tebing, serta wisata alam lain yang mengedukasi alam, arena bermain anak serta fasilitas lain.
Aditya Kristiawan SH bersama Istri tercinta.
“Misi saya ialah menggali potensi alam yang ada agar dapat dioptimalkan penggunaanya dan bermanfaat bagi warga sekitar. Maka dengan dibukanya obyek wisata kolam renang di puncak gunung Rejo beserta fasilitas lainnya, saya berharap pendapatan perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat sekitar dapat meningkat”, ujarnya saat bincang-bincang dengan MATTANEWS.

Menurut Aditiya Kristiawan SH yang akrab dipanggil (Pak Ko) sejak awal penggarapan obyek wisata pemandian BIMA 66, dirinya melibatkan semua potensi warga dan Karang Taruna setempat. Mulai dari tenaga kerja, keamanan, hingga tenaga pengelolaan setelah jika obyek wisata ini sudah mulai dibuka. Selain itu menurut pak Ko sebagai upaya memberdayakan kesejahteraan warga sekitar dan karang Taruna, dirinya juga membuka akses jalan baru untuk menuju lokasi wisata serta memberi kesempataan pada warga untuk membuka usaha jajanan (warung) dan pengelolaan parkir bagi Karang Taruna.
Tebing Breksit BIMA 66 Gunung Rejo

“Saat ini penggarapan sudah hampir 90 persen mas. Tinggal melakukan finishing dan perbaikan serta penambahan sarana lainnya. Mudah-mudahan Juni nanti Obyek wisata ini sudah bisa dibuka Total. Namun demikian Lebaran nanti kita juga sudah mulai buka, walau beberapa fasilitas belum dapat kami sediakan dengan sempurna”, ujarnya.

Obyek Wisata Pemandian BIMA 66 Yang berada persis dipuncak Bukit Gajah Rejo nantinya memang akan menjadi satu-satunya destinasi wisata alam yang paling komplit di Klaten. Karena selain memiliki berbagai arena permaian, tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang lain yang sangat memadai dan berstandar. Seperti 8 buah Toilet dan MCK, Mushola, Joglo untuk ruang pertemuan, lahan parkir yang luas, kantin, Kedai Kopi serta fasilitas lain yang mampu memanjakan pengunjung.

Berada dipuncak bukit Gunung Rejo kita dapat berenang diketinggian sambil menikmati hamparan pemandangan yang indah dan memepesona. Diarah selatan kita akan leihat indahnya perbukitan kapur gunung seribu yang masuk wilayah Kabupaten Gunung Kidul sementara diutara serta barat dan timur kita bisa melihat indahnya hamparan menghijau yang ada dibawahnya serta kota Klaten dari kejauhan.     

Untuk menjangkau obyek wisata pemandian BIMA 66 tidak terlalu sulit selain lokasinya yang mudah dijangkau, jalan menuju lokasi semua sudah mulus beraspal. Jika kita datang dari arah Timur, maka ada dua jalan alternatif yang bisa kita ambil. Pertama lewat jalan raya Bayat-Bendo Gantungan, dimana jika sudah samapai Temas,vkita bisa langsung belok kanan dan sampailokasi. Atau setelah lewat pasar Cawas menuju Bayat sampai pertigaan Bawak kita ambil jalan lurus. Sampai Desa Talang atau Gunung Gajah kita belok kanan yang akan langsung menuju lokasi. Namun Jika kita datang dari arah Barat yakni Klaten maka arah jalan yang kita tempuh - Kalikebo-Wiro - Tawangrejo, sampai pertigaan kecil kita belok kanan arah obyek wisata Kawah Putih atau Pemandian BIMA 66, karena lokasi wisata BIMA 66 letaknya berdampingan dengan obyek wisata Kawah Putih.
Penataan taman dan jalan menuju puncak Bukit Gajah Rejo
Obyek Wisata Bima 66 dipuncak bukit Gunung Rejo, Desa Talang, Bayat, Klaten Jawa Tengah tampaknya bukan sekedar latah berdiri seperti obyek wisata alam di Klaten yang “hidupnya” rata-rata hanya seumur jagung, karena tidak dikelola secara profesional dan menejemen yang benar. Atau berdiri dan dibangun hanya sekedar latah ikut-ikutan.

Obyek Wisata BIMA 66 dibangundan digarap secara profesional dan menejemen pengelolaan yang rapi. Dan satu hal lagi yang tidak bisa dianggap enteng dan tidak boleh diremehkan, jauh sebelum lokasi ini dibangun, ternyata sudah ada sesepuh desa setempat yang sering “mimpi” jika dipuncak bukit Gunung Rejo jika malam hari tampak ramai dan terang benderang penuh dengan aneka kerlip lampu.

“Jauh sebelum tempat ini akan dijadikan obyek wisata dan kolam renang BIMA 66, saya sering mimpi puncak bukit Gunung Rejo sangat ramai dan jikaa malam hari sangat terang penuh dengan gemerlap aneka lampu. Ternyata mimpi serta wangsit yang saya dapatkan selama ini bukan sekedar mimpi, karena saat ini sudah terwujud daan menjadi kenyataan”, ujar salah satu sesepuh desa yang rumahnya bersebelahan dengan obyek wisata BIMA 66.
Pengerjaan Mushola dan MCK terus dikebut 

Dalam setahun terakhir ini kita akui banyak muncul obyek wisata alam di Klaten. Namun jika kita perhatikan umurnya tidak bertahan lama. Karena selain tidak dikelola secara benar dan profesional, pengelola hanya sekedar memburu untung tanpa menyediakan fasilitas penunjang lain yang bisa membuat nyaman pengunjung. Maka tak heran jika saat ini banyak obyek wisata alam yang sempat muncul, kini “hilang” dan kembali menjadi alam “Liar” seperti semula.

Obyek Wisata dan pemandian BIMA 66 tampil beda, karena menyuguhkan sesuatu yang jauh berbeda dengan obyek wisata alam seperti yang ada di Klaten saat ini. Karena diatas ketinggian puncak Gunung Rejo, pengelola tidak hanya mengandalkan indahnya pemandangan alam. Namun disini kita bisa memanjakan anak-anak dengan berbagai aneka permainan ketangkasan anak, berenang dipuncak bukit, berkaraoke atau menikmati nikmatnya Kedai Kopi BIMA 66 dengan aneka sajian yang nikmat dan lezat dengan harga  terjangkau.   

Karena selain fasilitas MCK yang standar serta Mushola, di tempat ini juga disediakan Joglo yang dapat kita gunakan untuk rapat atau pertemuan keluarga, dengan fasilitas sound sistym yang memadai. Anda penasaran dan ingin mencoba, silahkan ajak keluarga, sahabat dan pacar anda berlibur di obyek wisata dan pemandian BIMA 66 Talang Bayat Klaten. (batavia)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...