Sambut Arus Mudik Pemkab Klaten Dirikan 5 Pos Kesehatan Plus 80 Ambulance Gratis.

Sekda Klaten Joko Sawaldi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM - Menyambut arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah / 2019 Masehi, Pemkab Klaten melalui Dinas Kesehatan mendirikan 5 pos kesehatan dan menyiagakan 80 ambulan gratis untuk warga yang membutuhkan. Selin itu 192 perawat dan 90 tenaga dokter disiagakan guna menunjang kegiatan tersebut.

Dalam acara mengapelkan 80 unit ambulance di halaman Pendodpo Kabupaten Klaten Jum’at (24/5) Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam sambutan yang disampaikan Asisten I Sekda Klaten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dr Rony Roekmito MKes mengatakan, pengecekan peralatan ambulan ini sangat penting karena akan menunjang pelayanan pos kesehatan. Bagian yang dilakukan pengecekan antara lain perlengkapan mobil ambulan seperti mesin, rem, lampu, lampu rotary, sirine dan perlengkapan medis termasuk alat pemadam kebakaran. 
dr Ronny Roekminto Asisten I saat memeriksa kondisi ambulance
Selain itu Bupati juga mewanti-wanti agar semua petugas tim medis harus diwaspadai adanya gejala penularan penyakit malaria yang kemungkinan terbawa pemudik. Karena lanjut Ronny ada beberapa daerah endemis penyakit malaria seperti Purworejo, Sumatera, Kalimantan dan dari daerah lain sehingga penularan penyakit malaria yang diduga bisa dibawa pemudik harus diwaspadai. 

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan dr Cahyono Widodo MKes dalam laporannya mengatakan, lima pos kesehatan yang didirikan Pemkab Klaten masing-masing pos 1 di Candi Prambanan, Pos 2 di Terminal Ir Soekarno Klaten, Pos 3 di Terminal Penggung, Pos 4 di eks Terminal Delanggu dan Pos 5 di Masjid Al Aqsha Klaten bergabung bersama Pos Kesehatan PMI Klaten. Pos kesehatan dibuka mulai 29 Mei atau H-7 sampai 13 Juni 2019 atau H+7 Idul Fitri. 

Dikatakan, pos kesehatan melibatkan 34 Puskesmas, 34 klinik dan 11 rumah sakit yang ada di Klaten. Kemudian tim medis yang akan mendukung pos kesehatan terdiri dari 90 dokter, 192 perawat dan bidan dan 80 driver. Demi kelancaran pos kesehatan terbagi dalam 192 shift jaga dengan rincian satu hari terbagi 3 kali shift jaga sehingga petugas  juga dapat merayakan lebaran bersama keluarga.(mas/tev) 


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...