DPO Setahun,Kepala Desa Jotangan Klaten Akhirnya Pasrah Bongkokan

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Klaten Bondan Subrata
KLATEN MATTANEWS.COMSetelah lama mengilang sekitar 1,5 tahun Kepala desa Jotangan, kecamatan Bayat Klaten akhirnya menyerahkan diri dan kini untuk sementara ditahan oleh Kejaksaan negeri Klaten. Sriyono sang kepala desa ditetapkan sebagai DPO oleh Kejaksaan Negeri Klateen karena diduga telah melakukan tindak korupsi dana APB Desa tahun 2017 sebesar Rp 406.531.000.

Kasi Pidana khusus Kejaksaan Negeri Klaten Bondan Subrata membenarkan telah menahan yang erangkutan karena dugaan penyalahgunaan kekuasan dengan melaakukan tindak korupsi. Yang bersangkutan akan dikenati pasal undang-undang Tipikor sesuai aturan hukum yang ada.

Menurut Bondan petugas telah menetapkan Kepala Desa sebagai tersangka setelah terbukti melakukan serangkaian tindak pidana korupsi dana anggaran pendapatan dan belanaja desa tahun 2017 sehingga negara dirugikan sebesar Rp 406.531.000.
Beberapa program tahun 2017 yang tidak terealisasi antara lain, program yang didanani dana desa (DD) mencapai, Rp 247.351.000. Dana yang dibiayai alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp 59.200.000, serta bantuan keuangan Kabupaten sebesar Rp 70.000.000,-

Ditegaskan oleh Bondan yang berangkutan terpaksa ditahan karena tidak kooperatif selama pemeriksaan bahkan sempat menghilang selama kurang lebih 1,5 tahun, sehingga Kejaksaan mengeluarkan status DPO. Etikad yang tidak baik inilah yang membuat jajaran penegak hukum bertindak tegas pada tersangka. Kini yang berangkutan ditahan di Lapas Klaten dengan masa penahanan 20 hari dengan status tahanan titipan.(nggih/red)



Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...