RS Cakre Klaten Diserbu Pasien

KLATEN MATTANES.COM - Menghadapi peraturan baru nomer 4 tahun 2018 tentang pelayanan berjenjang pasien BPJS, Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten tingkatkan pelayanan serta fasilitas bagi pasien dan pengunjung. Membludaknya pasien yang datang ke rumah sakit Cakra Husada tak menurunkan semangat pengelola untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan visi rumah sakit Cakra Husada yaitu memberikan pelayanan yang cepat,tepat dan profesinal.

"Adanya peraturan baru dari Direktur Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) yang terbit baru-baru ini menjadi berkah dan tantangan bagi kami, sebab rumah sakit yang kami kelola sebelumnya hanya melayani 200 pasien dalam sehari, kini harus melayani lebih kurang 500 pasien setiap harinya" ujar Neti Herawati selaku Direktur Utama Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten.
 
Suasana RS Cakre Klaten
Menyikapi hal itu papar Neti Herawati RSCH berusaha memberikan pelayan yang terbaik dengan meingkatkan fasilitas dan menambah Sumber Daya Manusia (SDM). "Mengahadapi hal ini kita telah menambah SDM mulai dari front office, perawat poli, apoteker untuk fasilitas kita menambah kapasitas ruang tunggu dan beberapa sistem yang atur agar simpel terutama di pendaftaran agar sistem atriannya lebih nyaman untuk pasien" kata Neti lebih lanjut.

Membludaknya jumlah pasien di rasakan oleh pengelola RSCH kuarang lebih dalam waktu satu bulan ini, sebelumnya seusai adanya pemberitahuan tentang peraturan baru dari BPJS pada bulan Agustus belum ada penambahan jumlah pasien yang signifikan.

"Jumlah pasien membludak kami dapati mulai bulan September, sebelumnya di bulan Agustus kami sudah tunggu-tunggu namun belum ada lonjakan" papar Neti Herawati.

Sebelum menutup wawancara, Neti Herawati selaku Direktur Utama Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten menghimbau kepada pasien untuk mengikuti aturan dan atrian yang sudah di tetapkan sehingga pasien tak perlu berebutan dalam antrian.

"Dengan mengikuti aturan yang ada pasien akan lebih nyaman dan semua akan mendapat pelayanan yang sama" pungkas Neti Herawati.

Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Direktur BPJS Kesehatan Nomor 4 tahun 2018, rujukan bagi peserta BPJS Kesehatan dilakukan secara berjenjang berdasarkan kebutuhan medis. Selain itu, rujukan juga harus dimulai dari pelayanan kesehatan tingkat pertama. Ini berarti pasien harus datang ke rumah sakit tipe D telebih dulu sebelum menerima pelayanan kesehatan selanjutnya.RSCH merupakan salah satu dari 5 rumah sakit tipe D yang berada di wilayah Kabupaten Klaten.(Hillal)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...