Banyak Pasar Modern Di Klaten Langgar Ketentuan

KLATEN MATTANEWS.COM - Saat ini kondisi pasar modern serta pasar tradisional di Klaten terkesan semrawut dan tidak tertata. Untuk itu Dinas Disperindagkop dan UMKM Klaten melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha pasar swalayan para petugas satpol PP dan petugas kecamatan. Hal ini guna memberi pemahaman serta pengetahuan tentang peraturan terkait masalah pasar.

Sosialisasi oleh Disperindagkop Klaten
Saat ini banayak pasar swalayan atau pasar modern berdekatan jaraknya dengan pasar tradisional. Hal ini tentunya sangat merugikan keberadaan pasar tradisional yang hanya memiliki modal pas-pasan. Karena pembeli akan lebih memilih ke pasar modern yang lebih komplit.

Saat ini di Klaten ada sekitar 68 pemilik toko modern. Dari beberapa toko yang keberadaan mereka sangat dekat dengan pasar tradisional bahkan ada dalam satu komplek pasar tradisional. Padahal sesuai peraturan pemerintah tahun 2007 nomor 112, tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, jarak antara pasar modern dan pasar tradisional harus berjarak minimal 2 km. Sementara keberadaan pasar modern di Klaten banyak yang dekat dengan pasar tradisional contohnya toko alfamart Wedi yang hanya berjarak 20 meter dari pasar tradisional.

Sementara dari keterangan petugas perdagangan Pemkab Klaten dijelaskan saat ini banyak toko modern atau berjaring yang belum sepenuhnya menjalankan peraturan yang ada. Baik masalah perijinan, jam operasional serta jarak antara toko dan pasar tradisional.

“Kami banyak menemukan keberadaan pasar modern yang berdiri, tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk itu kami akan terus melakukan pembinaan serta penyuluhan agar mereka segera memenuhi prosedur peraturan yang ada”, ujar Marsudi Kepala Bidang Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Klaten (nggih)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...