Bupati Klaten Hj Sri Mulyani Pimpin Upacara Peringati 72 Tahun Koperasi Indonesia.

KLATEN MATTANEWS.COMBupati Klaten Hj Sri Mulyani memimpin upacara bendera dalam rangka memperingati hari Kopersi Indonesia ke 72. Acara yang berlangsung di alon-alon kota Klaten Jum’at (13/7) ini diikuti sekitar 500 peserta dari beragai instansi negeri/swasata serta para pelaku koperasi se Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani saat memimpin upacara
Dalam membacakan sambutan menteri Koperasi dan Usaha Menengah UMKM Ananak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Bupati meminta agara para Gubernur, Bupati, Walikota dan Seluruh Gerakan Koperasi diharapkan mampu  mendorong koperasi melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sehingga semua koperasi menjadi sehat. Pemerintah terus-menerus melakukan pembinaan untuk pengembangan koperasi.

Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani menyatakan, berkat perhatian pemerintah maka saat ini ada koperasi yang omzetnya puluhan triliun, koperasi yang sudah masuk bursa efek, bahkan sekarang sudah ada koperasi yang telah membeli saham Bank BRI Syariah. Diharapkan terjadi sinergi positif antara upaya yang dilakukan oleh Gerakan Koperasi dan Pemerintah, sehingga koperasi menjadi kuat dan mampu meningkatkan perannya dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan. 

Dikatakannya, solusi yang tepat untuk melakukan  pemerataan pendapatan tersebut adalah melalui koperasi. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh KH Ma’ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengatakan bahwa “koperasi dapat menjalankan peran sebagai pemutus mata rantai kesenjangan di kalangan masyarakat”. 

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani juga mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden untuk melakukan Reformasi total koperasi, maka Kementerian Koperasi dan UKM melakukan   tiga langkah strategis. Pertama melakukan  reorientasi koperasi, kedua rehabilitasi koperasi dan ketiga melakukan pengembangan koperasi.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menjelaskan, reorientasi koperasi yang mengorientasikan pemberdayaan koperasi kepada kualitasnya, bukan lagi pada kuantitas koperasi. Oleh karena itu koperasi beserta para Pembina koperasi di Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota mulai menggerakkan pembangunan koperasi yang berkualitas, dari aspek kelembagaan, usaha dan keuangannya.

Kemudian, kata Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, rehabilitasi koperasi  dimulai dengan membuat database koperasi di seluruh Indonesia sebagai dasar untuk pembenahan koperasi. Dari keseluruhan jumlah koperasi sebanyak 212.570   unit koperasi pada tahun 2014 saat ini telah berkurang menjadi 152.714   koperasi.

Dari jumlah tersebut, kata Bupati Klaten Hj Sri Mulyani,  sebanyak 80.008   koperasi telah melaksanakan RAT dan yang belum melaksanakan RAT sebanyak 72.706  dan yang telah dibubarkan sebanyak 40.103 koperasi.(mas/red)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...