Lebaran RSD Bagas Waras Tetap Layani Pasien. Layanan BPJS H-8 Dan H+8 Lebaran

Megah:RSD Bagas Waras Klaten
KLATEN MATTANEWS.COMJelang dan saat hari raya Idul Fitri RSD Bagas Waras Klaten Jawa Tengah, tetap membuka layanan kesehatan bagi pasien. Justru pada H-8 dan H+8 lebaran rumah RSD Bagas Waras menyiapkan puluhan tenaga medis yang diperbantukan diPosko - posko lebaran yang ada. Sementara khusus menejemen rumah sakit dan layanan poliklinik hanya akan libur pada tanggal 14 Juni hingga 18 Juni.  

Direktur RSD Bagas Waras Klaten dr Limawan Budi Wibowo M.Kes dalam keterangan persnya dihadapan sejumlah wartawan menjelaskan, tidak ada istilah libur di RSD Bagas Waras. Layanan kesehatan tetap buka dan melayani pasien seperti biasa. Bahkan di berapa unit layanan kesehatan, khususnya bagian IDG,ICU dan lainnya jumlah tenaga medis justru akan ditambah guna mengantisipasi hal hal yang terjadi selama lebaran.

Selain menyiapkan semua tenaga medis dan non medis selama masa libur lebaran menurut Limawan RSD Bagas Waras Klaten juga tetap melayani layanan pasien BPJS dalam dan luar daerah di H-8 hingga H+8 lebaran, dengan prosedur yang cepat dan tepat. Artinya jika ada pasien luar daerah datang dengan menggunakan kartu BPJS, maka bisa langsung dilayani di ruang IGD.
 
Layanan kesehatan RSD Bagas Waras H-4 lebaran
(Sesuai fungsi dan tugasnya dalam melayani kesehatan, maka tidak ada istilah libur di rumah sakit ini. Semua layanan kesehatan berjalan normal seperti semula. Bahkan kita telah menyiapkan beberapa tenaga medis TRC (Tim Rekasi Cepat) yang siap melayani pasien setiap saat dalam kondisi darurat, serta menyiapkan tim medis yang ditempatkan di posko-posko kesehatan yang ada”, ujar Limawan.

Terkait jumlah pengunjung rumah sakit selama bulan puasa Limawan menjelaskan tidak ada perubahan yang signifikan. Jumlah pengunjung di poliklinik selama bulan puasa rata-rata mencapai 200 – 300 pasien perhari. Sementara pasien yang langsung masuk IGD rata rata 30 – 50 pasien sehari. Sedang jelang lebaran umumnya jumlah pasien rawat inap akan sedikit menurun karena mereka ingin berlebaran bersama keluarga dirumah.

“ Jelang lebaran biasanya ada pasien yang minta pulang cepat karena ingin lebaran bersama keluarga dirumah. Untuk masalah ini pihak rumah sakit tidak gegabah memberi ijin atau mengijinkan pasien pulang. Jika memang penyakitnya perlu penanganan khusus kita tidak mengijinkan. Namun jika penyakit ringan dengan tingkat resiko rendah kita pertimbangan dengan catatan mereka harus membuat surat pernyataan pulang atas permintaan sendiri”, tegasnya. (get)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...