Jelang Masuk Sekolah Ajaran Baru, Permintaan Legalisir Tembus 4000 Per Hari.

Suasana didepan kantor Dukcapil Klaten
KLATEN MATTANEWS.COMJelang masuk ajaran baru sekolah, permintaan akan legalisir akte kelahiran,KK atau KTP di Klaten Jawa Tengan meningkat tajam. Jika di hari hari biasa hanya berkisar angka 300 permintaan, saat ini naik siginifikan hingga menembus angka 3000 hingga 4000.

Plt Kepala bidang pelayanan pendaftaran kependudukan Dinas Dukcapil Klaten Hartanto kepada wartawan mengatakan, kenaikan secara siginifan terjadi karena sebentar lagi akan memasuki masa tahun ajaran baru sekolah. Dari kenaikan tersebut umumnya didominasi permintaan legalisir berkas kependudukan seperti KK, akte atau KTP. Sementara untuk layanan permintaan KK, Akte atau E-KTP berjalan normal dana hanya mengalami kenaikan yang tidak terlalu tinggi.

“Untuk permintaan kelengkapan arsip kependudukan seperti KK, Akte atau E-KTP berjalan normal dan hanya terjadi sedikit permintaan. Dan itu disebakan karena permintaan karena yang bersangkutan sudah berkewajiban memiliki KTP serta musim mudik lebaran yang dimanfaatkan warga untuk mengurus surat surat kelengapan kependudukan”, ujar Hartanto.
Hartanto Plt Kabid kependudukan dukcapil Klaten
Untuk hari hari biasa lanjut Hartanto produksi KK,KTP serta Akte di kantor Dukcapil Klaten mencapai 400 hingga 700 keping E-KTP. Sedang untuk pembuatan KK sekitar 200 -300 lembar. Sedang pruduksi akte mencapai 100 hingga 150 lembar/hari. Jika saat ini ada peningkatan masih dalam taraf normal, atau tidak ada peningkatan signifikan dalam hal pembuatan baru.

Ditegaskan Hartanto untuk semua proses pembuatan E-KTP,Akte, KK atau surat administrasi kependududkan lainnya dilakukan secara transparan cepat dan gratis. Untuk semua pembuatan berkas baru maksimal paling lama 3 hari, dengan catatan semua perangkat penunjang seperti belangko atau keping KTP teredia. Sedang untuk pembuatan administrasi kependudukan yang bersifat darurat dapat didahulukan atau mendapat dispensasi khusus dilihat dari kepentingannya. Misalnya untuk layanan darurat kesehatan akan menjalani operasi atau BPJS dan lainnya.

“Perlu saya tegaskan semua pengurusan surat kependudukan di Dikcapil dilakukan secara gratis tanpa dipungut beaya. Warga bisa melaporkan jika ada petugas Dukcapil yang meminta uang. Namun jika ada warga yang dikenai beaya karena mengurus lewat perangkat desa, itu bukan tanggung jawab kami”, tegasnya.

Sementara iu dari pantauan MATTANEWS dilapangan sejak pagi sekitar pukul 06.00 kantor Dukcapil Klaten yang berada di komplek perkantoran setda Klaten sudah dipenuhi warga yang ingin mencari akte atau legalisir. Mereka rela antre didepan kantor sejak pagi hari walau pintu kantor belum buka.(get)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...