Bupati Hj Sri Mulyani Cek Pasar Dan Kesiapan Terminal Ir Soekarno Sambut Arus Mudik

Bupati Hj Sri Mulyani saat sidak PO Bus di terminal
KLATEN MATTANEWS.COM - Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Kamis, (7/6) mengecek kesiapan Terminal Ir Soekarno Klaten dalam rangka menyambut arus mudik dan balik lebaran 1439 H. Bupati Klaten Kepala Dinas Perhubungan Klaten Drs H Slamet Widodo M, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Cahyono Widodo, Kabag Humas Klaten H Wahyudi Martono SSos, MM serta sejumlah pejabat lainnya. 

Bupati Klaten juga menemui sejumlah agen bus yang ada di Terminal Ir Soekarno Klaten. Endah Dwihatmi (42) agen bus PO Putra Remaja mengatakan, Terminal Ir Soekarno Klaten ramai pada saat arus balik. Karena banyaknya warga yang merantau di Klaten.
Dikatakan, untuk arus mudik di Klaten sekedar dilewati dari Solo atau Yogyakarta. 

Sementara Sonya Irmawan agen  resmi bus PO Murni Jaya mengatakan, arus mudik H-8 di Terminal Ir Soekarno Klaten masih relatif sepi. Pihaknya hanya mengalami pesanan tiket bus. 

Usai sidak di Terminal orang nomor satu di Klaten ini langsung menuju pasar tradisional Wedi guna memantau dan mengetahui secara langsung akan ketersediaan 9 bahan pokok pangan serta harga jelang sepekan lebaran.

 
Di pasar Wedi Bupati yang juga didampingi Kemudian juga diikuti Staf Ahli Bupati Klaten Drs Ir H Abdul Mursyid MT, Kepala Satpol PP Klaten H Sugeng Haryanto SE MM, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Drs H Bambang Sigit Sinugroho MM. Kemudian juga dihadiri Kabag Humas Klaten H Wahyudi Martono SSos MM, langsung menemui pedagang sayur mayur.
Bupati saat sidak di pasar Klaten
Disini Bupati mendengar dan mengetahui secara langsung tentang harga harga kebutuhan dari salah satu pedagang. Menurut Winarsih (37) penjual sayur harga sayur cenderung naik meskipun Rp 1000. Harga cabe rawit Rp 26.000, cabe hijau Rp 13.000, cabe merah Rp 16.000, bawang merah Rp 28.000, bawang putih Rp 22.000. 

Hal sama disampaikan Wardati (40) penjual sayur Getasan, Glodogan mengatakan, harga wortel Rp 6000, boncis tadinya To 6000 sekarang Rp 10.000, kembang kol Rp 10.000, kentang super Rp 11.000, kentang kecil Rp 7.000, tomat Rp 4000, tomat buah Rp 8000. Pedagang sembako Suyani (45) mengatakan, harga sembako diharapkan stabil agar masyarakat dapat membeli. Karena kalau harga naik kasihan warga yang akan merayakan lebaran. 

Dikatakan, harga beras Ir 64 Rp 9.500, Mentik Wangi 11.500, Bramo Rp 11.500. Gula pasir Rp 11.500, gula Jawa Rp 17.000. telur Rp 19.000, beras ketan Rp 11.000.
Tuginem (53) warga Butir Wedi selaku penjual ayam potong mengatakan, harga ayam potong biasanya Rp 32.000 dan seminggu ini naik jadi Rp 34.000. Harga naik karena permintaan tinggi dan stoknya terbatas, ayam pekir Rp 40.000/kg, ayam kampung Rp 100.000/ekor. Sementara harga daging sapi belum naik Rp 110.000/kg. Diperkirakan harga daging sapi akan naik menjelang lebaran menjadi Rp 120.000.(mas get)



Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...