Sudirman Kena "SEMPRIT" Di Klaten.

Sudirman "kena semprit" di Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM - Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said melakukan kunjungan ke acara pengajian rutin dan arisan anggota Koperasi Batur Jaya di kantor koperasi tersebut di Dukuh Batur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Rabu (25/4).Kunjungan ini dimaksudkan untuk bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota Koperasi Batur Jaya. Namun sayang kehadiran Sudirman di Klaten ini sempat disemprit Panwaskab Klaten karena ada gelagat “upaya kampanye terselubung” dalam sambutannya.
Kunjungan yang tidak masuk dalam agenda resmi kampanye, ini  mendapat pengawasan ketat dari Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Klaten dan Panwascam Ceper. Begitu Sudirman Said tiba di Kantor Koperasi Batur Jaya, Komisioner Panwaskab Klaten Azib Triyanto segera menemui Sudirman di ruang direktur. Dalam pembicaraan itu, Panwaskab Klaten meminta Sudirman untuk tidak menyampaikan kampanye atau ajakan untuk memilih dirinya karena kunjungan ini tidak mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).
Awalnya, sambutan Sudirman berjalan normatif dan biasa-biasa saja. Namun, dalam perkembangannya kemudian, Sudirman mulai “menyinggung” soal managemen dan kepemimpinan di Jawa Tengah.Melihat gelagat ini, maka Azib Triyanto lalu “menghentikan” sambutan Sudirman itu. Panwaskab Klaten menilai, Sudirman sudah melakukan “kampanye terselubung”.
Sempat terjadi adu argumentasi saat sambutan Sudirman ini “disemprit” Panwaskab. Namun dengan mempertimbangkan banyak hal, maka Panwaskab masih memperkenankan Sudirman untuk menyelesaikan sambutannya.
“Tadi Pak Dirman sempat berkata, kalau saya jadi manager, atau Gubernur. Bagi kami (Panwaskab), itu sudah mengarah ke ajakan kampanye. Panwaskab tidak bisa tinggal diam, supaya Panwaskab tidak dinilai masyarakat diam ketika melihat kondisi seperti ini. Ini kita lakukan untuk pencegahan. Kasihan kepada Paslon (pasangan calon) jika sampai kita catat ada pelanggaran dan sebagainya,” jelasnya.
“Karena kehadiran Pak Dirman di Kopersi Batur Jaya ini tidak mengantongi STTP, maka kunjungan ini sifatnya hanya silaturahmi saja. Karena itu, tidak boleh ada kampanye, tidak boleh mengajak orang lain untuk memilih, dan tidak boleh memasang alat peraga kampanye di lokasi kegiatan,“ kata Azib.
Azib menjelaskan, karena tidak mengantongi STTP kampanye, maka kehadiran Panwaskab dan Panwascam di lokasi tersebut untuk melakukan pencegahan agar dalam pertemuan itu tidak ditunggangi dengan kampanye terselubung. Sudirman pun sepakat dan mematuhi “instruksi” Panwaskab Klaten ini.(kam/red)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...