Polres Klaten Bekuk 11 Pengedar Sabu Dan Koplo

KLATEN MATTANEWS.COMSatuan reserse Polres Klaten berhasil meringkus 11 kawanan pengedar narkoba jenis pil koplo dan sabu. 11 Pelaku tersebut diduga kuat merupakan jaringan Lapas Nusakambangan.Kini tim res narkoba Klaten terus melakukan telusur  dengan bekerja sama dengan lapas Nusakambangan Cilacap guna mencari jaringan pengedar utamanya. 

Ratusan pil koplo je nis pil Trihex/Dextromethorpan/Alprazolam dan pil Atarax serta 5,65 gram sabu kini diamankan sebagai barang bukti. Sedang 11 pelaku masih menjali proses pemeriksaan. Mereka terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara, karena dijerat dengan UU Narkotika dan obat-obat terlarang.

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono saat press conference mengatakan Sepanjang bulan Maret 2018, Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten berhasil membongkar peredaran narkotika jenis pil dan sabu-sabu. Polisi mengamankan 11 tersangka dengan barang bukti sabu seberat 5,62 gram dan ratusan pil terlarang.
 
Para pelaku pengedar sabu dan koplo
Dalam aksinya para pelaku memiliki memiliki peran yang berbeda, yaitu sebagai pemakai, pengedar hingga kurir. Namun Namun cara yang mereka gunakan dalam bertransaksi masih memakai modus lama yakni menumpang di sejumlah tempat untuk meletakkan barang. Sedang dari 11 tersangka yang ditangkap merupakan pemain baru.

“Kita mengamankan dua kelompok yakni pengedar sabu-sabu dan pengedar pil. Untuk jenis pilnya beragam, ada pil trihex, dextromethorpan, alprazolam, dan atarax. Rata-rata alamat yang digunakan untuk transaksi dengan menggunakan alamat orang lain,” ujar Kapolres.

Dijelaskan lebih lanjut sebelas tersangka itu diamankan di lokasi yang berbeda. Tersangka pertama yakni pengedar pil terlarang berinisial DW (21) dan MD (21). Mereka diamankan pada 1 Maret 2018 di Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo. Peran keduanya sebagai pengedar sekaligus pemakai pil jenis trihex dan alprazolam.
“Sedangkan untuk tersangka sabu yakni AW (22) diamankan di Desa Blanceran, Kecamatan Karanganom, RS (35) diamankan di Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, SB (48) dan MA (37) diamankan Kecamatan Ngawen, EF (40) diamankan di Klaten Utara, IH (21) diamankan di Wonogiri dan tiga lainnya yakni SE (27), DH (25) dan EW (37) ditangkap di Kecamatan Tulung,” paparnya.
Dari penangkapan yang berawal dari informasi dari masyarakat ini, Petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 5,62 gram, 180 butir pil trihex, 14 butir dextromethorpan, 12 butir pil alprazolam, dan 14 butir pil atarax dari tangan pelaku,. Polisi juga menyita sejumlah uang tunai, ponsel, serta alat hisap. Hingga kini polisi masih mendalami kasus ini guna mencari jaringan lainnya. (kam/aji/red))

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...