Bupati Jamin Ujian Perangkat Di Klaten Terbuka Dan Obyektif

KLATEN MATTANEWS.COM - Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menjamin ujian kemampuan calon perangkat desa dilakukan secara terbuka dan obyektif. Maka dari itu masyarakat khususnya calon perangkat desa yang akan mengikuti ujian perangkat desa pada Minggu, 29 April 2018 tetap percaya diri dengan belajar sesuai mata ujian sehingga dapat nilai tertinggi dan lolos sebagai perangkat desa. 

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam acara talkshow Kamis malam (26/40) yang diwakili Asisten I Setda Klaten dr Rony Roekmito Mkes. Lebih lanjut Bupati menegaskan seleksi pengisian perangkat desa, semua tim dan aparat terkait serta tim penguji tetap berpedoman pada Peraturan Bupati Klaten Nomor 6 Tahun 2018 tentang tentang pedoman pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Klaten nomor 14 tahun 2017 tentang tata cara pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Sehingga pelaksanaan pengisian perangkat dijamin netralitasnya.

Dalam mewakili orang nomor satu di Klaten lebih lanjut dr Ronny menjelaskan Dalam ujian seleksi perangkat desa ada empat perguruan tinggi yang bekerjasama dengan TP3D yakni Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). 
Sehingga dalam hal ini tidak ada siapapun yang bisa meloloskan perangkat desa baik itu Bupati, Sekda, Asisten, Camat, Kades, TP3D dan tim penguji perguruan tinggi. Yang bisa meloloskan hanya calon peserta sendiri dengan cara mampu mengerjakan soal dan meraaih nilaia tertinggi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Klaten, H Joko Purwanto SSos MM pada acara tersebut mengingatkan, agar para calon perangkat desa tidak terkecoh dengan isu atau rumor yang berkembang di tengah masyarakat. Kalau ada   orang yang mengaku bisa meloloskan ujian perangkat desa itu adalah bohong dan silakan dilaporkan ke kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku. 

Wakil Ketua Paguyuban Camat Kabupaten Klaten, Joko Hendrawan SH MM pada kesempatan tersebut meyakinkan kepada masyarakat dan calon perangkat desa bahwa pengisian perangkat desa berjalan clear and clean, bersih dan terbuka. Kemudian Paguyuban Camat sepakat bahwa calon perangkat desa yang meraih nilai tertinggi atau terbanyak akan direkomendasikan sebagai  perangkat desa yang akan dilantik.  

Joko Hendrawan yang menjabat Camat Klaten Selatan menambahkan, tahapan ujian seleksi perangkat desa yang segera dilaksanakan adalah pada Minggu,   29 April 2018  penyaringan Ujian tertulis dan Praktek Komputer serta pengumuman hasil akhir seleksi penyaringan. Kemudian,  1 Mei 2018  Kepala Desa Konsultasi kepada Camat, 2 Mei  camat mengeluarkan rekomendasi, 3 Mei  penetapan Calon perangkat desa menjadi perangkat desa, 4 dan 5 Mei 2018 persiapan dan pelaksanaan pelantikan. (mas/red)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...