Bupati Hj Sri Mulyani Bantu Korban Lesus Di Tulung Klaten

KLATEN MATTANEWS.COMBertempat digedung pertemuan desa Pomah, Kecamatan Tulung Klaten Jawa Tengah, bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Minggu (25/3) menyerahkan bantuan berupa bahan makanan dan peralatan rumah tangga untuk korban angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Tulung Rabu sore (21/3) melanda  empat desa masing-masing  Desa Mundu, Sedayu, Pomah dan Desa Kemiri. 

Bupati  berharapkan, bantuan dari Pemkab Klaten berupa bahan makanan dan aneka peralatan kebutuhan sehari-hari semoga dapat dimanfaatkan warga yang menjadi korban bencana alam puting beliung. Selain itu agar Pemerintah Desa Mundu, Sedayu, Pomah dan Desa Kemiri untuk menggerakkan gotong royong guna memperbaiki rumah warga yang rusak. 
 
Bupati Klaten Hj Sri Mulyani memberi bantuan warga
“Saya berharap warga mau  gotong royong dalam mengatasi masalah ini. Karena dengan gotong royong dan kebersamaan semua persoalan dapat dihadapi dengan cepat dan ringan. Dan saya berharap warga tak perlu cemas dalam menghadapi musibah yang tidak kitaa minta ini. Pemda akan terus memberi perhatian bagisemua warganya, khususnya mereka yang menjadi korban bencana”, ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengapresiasi Camat Tulung H Rohmad Sugiarto SIP yang menginisiasi penggalangan dana masyarkat untuk membantu korban angin puting beliung. Semoga kiprah Camat Tulung dalam penanganan bencana alam dapat dicontoh oleh camat yang lain sehingga dana yang terkumpul dapat disalurkan untuk membantu korban bencana alam. 

Sementara itu Camat Tulung H Rohmad Sugiarto SIP dalam laporannya menyebutkan, akibat angin puting beliung sejumlah rumah rusak ringan ada 20 rumah di Desa Mundu 6, Sedayu 7, Pomah 1 dan Kemiri 6, rumah rusak sedang ada 22 yakni Desa Mundu 4, Sedayu 6, Pomah 1 dan Kemiri 11, rumah rusak berat ada 8 rumah di Desa Mundu 3, Sedayu 2 dan Pomah 3. Rumah rusak ringan dibantu Rp 750 ribu, rumah rusak sedang Rp 1 juta dan rumah rusak berat dibantu Rp 1,5 juta. 

Dua masjid rusak yakni masjid rusak ringan Masjid Al Huda di Dukuh Pomah, Desa Pomah dibantu Rp 1 juta. Untuk masjid rusak sedang yakni Masjid An Nur di Dukuh Jokowuru, Desa Kemiri dibantu Rp 2 juta. Donasi dari warga terkumpul Rp 57.350.000 dan yang disalurkan Rp 52 juta sehingga masih tersisa Rp 5.350.000 untuk cadangan guna memihaki warga yang mungkin belum terdata. 

Hadir dalam acara tersebut Kepala Pelaksana BPBD Klaten Bambang Giyanto, SSos MSi, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah  (Bappeda) Klaten, Drs H Bambang Sigit Sinugroho MM, Kabag Humas H Wahyudi Martono, SSos MM serta sejumlah pejabat lain. (mas/red))


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...