Awas Penipuan. Nama Kepala Bapeda Klaten Dicatut.

KLATEN MATTANEWS.COM -   Aksi penipuan dengan mengatas namakan pejabat kembali terjadi di Klaten Jawa Tengah. Lagi-lagi nama kepala Bapeda Klaten Bambang Mbalak Sigit Sinugroho digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan. Oknum ini mengaku sebagai kepala Bapeda dan meminta sejumlah uang serta pula kepada para korbannya yang rata rata kepala desa dan camat.
 
Kepala Bapeda Klaten Bambang Mbalak SS.
“Untuk kesekian kalinya nama saya digunakan oleh orang tak bertanggung jawa untuk melakukan aksi “pemerasan” dengan cara meminta uang atau pulsa kepada para lurah atau camat. Tapi alhamdullilah korban langsung klarifikasi pada saya atau staf saya, sehingga tidak timbul korban berlebihan”, demikian ditegaskan Kepala Bapeda Klaten Bambang Mbalak SigitSinugroho saat ditemui diruang kerjanya.

Diakui Bambang dalam sebulan terakhir ini banyak pihak, terutama lurah dan camat yang datang langsung ke kantor Bapeda atau lewat telepon untuk klarifikasi terkait adanya orang yang mengaku sebagai kepala Bapeda dan minta sejumlah uang. Meraka merasa janggal dengan permintaan dari orang yang mengaku kepala Bapeda dengan menyebut nama Bambang Ari Sinugroho.

Kasus memakai nama dirinya untuk melakukan aksi penipuan atau pemerasan menurut Bambang pernah terjadi tahun lalu. Dengan modus yang sama pelaku menelpon para lurah atau camat dan minta sejumlah uang. Dan kejadian serupa tampakanya diulangi lagi.

“Saya tegaskan dan saya menghimbau kepada semua pihak baik kepala desa, perangkat, camat atau masyarakat umum serta pengusaha jangan pernah percaya jika ada orang yang mengaku dirinya dan minta sejumlah uang. Karena saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti itu. Jika ragu atau mencurigakan klarifikasi langsung lewat telepon,atau datang ke kantor Bapeda biar mendapat penjelasan langsung. Jika mendapat telepon seperti itu jangan digubris atau laporkan langsung pada polisi”. Tegas Bambang.

Menurut Bambang semula dirinnya tidak tahu jika namanya dicatut orang untuk perbuatan tersebut. Dirinya baru mengetahui setelah ada beberapa camat dan kepala desa datang ke kantor dan menelpon menanyakan perihal tersebut.(neo)



Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...