Polres Klaten Ringkus Geng KLITIH, Sita "Pistol" Dan Senjata Tajam.

KLATEN MATTANEWS.COM – Satu demi satu anggota genk motor (KLITIH) yang selama ini sangat meresahkan warga Klaten dibekuk aparat Kepolisian Polres Klaten. Setelah beberapa waktu lalu belasan anggota KLITIH dibekuk, kini belasan anak remaja yang merupakan anggota kelompok genk loco Yorindos berhasil diringkus aparat. Untuk sementara 6 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedang beberapa alat bukti seperti pedang, pistol airsoft gun, pisau, gir dan lainnya berhasil disita petugas Rabu (21/2)

Kelompok ini diduga terlibat beberapa aksi kriminal dan penganiayaan di beberapa tempat yang terjadi selama ini. Seperti yanag terjadi di Bayat yang disertai aksi pembacokan, di Jatinom, Prambanan serta Klaten Utara dan beberapa tempat lain. Untuk membongkar dan menumpas jaringan geng tersebut kini petugas terus melakukan penyelidikan dan penyidikan.
Anggota geng KLITIH berikut sajam yang disita petugas (ft istw,yon)

Dari hasil pemeriksaan sementara kelompok remaja yang menamakan geng loco yorindos ini baru terentuk 4 bulan lalu dengan tujuan untuk ajang kumpul-kumpul. Namun belakangan semua angotanya yang berjumlah sekitar 18 orang ini mulai mempersenjatai diri dengan berbagai senjata tajam dan “pistol”, setelah merasa dirinya tak aman dan keberadaanya disaingi oleh kelompok lain.

“ Tadinya ini hanya iseng-iseng mas. Namun karena merasa tidak aman karena ada kelompo lain, maka kita semua mempersenjati diri dengan beragai senjata tajam. Kalau kepemilikan pistol itu pemberian temen saya yang bernama Rivaldo dan sudah tidak berfungsi. Itu hanya untuk nggaya dan menakut-nakuti saja”, ujar salah satu pentolan kelompok warga Karanganom Klaten Utara ini.

Keberhasilan petugas membongkar jaringan yang sekaligus menyita berbagai senjata tajam termasuk pistol adalah hasil dari pengembangan penyelidikan dari para anggota yang tertangkap. Bahkan Pistol yang berhasil disita petugas, sebelumnya sempat disemunyikan pelaku dengan cara dikubur dalam tanah disebuah kebon.

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono dalam keterangan persnya, kepada wartawan menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, anggota geng ini mengaku membawa senjata hanya untuk berjaga-jaga apabila bertemu dengan lawan geng motornya. Namun petugas tak percaya begitu saja dan akan terus mengembangkan kasus ini dan menumpas habis kelompok yang sudah cukup meresahkan warga Klaten ini.

“Kita masih akan kembangkan kasus ini, apakah masih ada geng lainnya. Dan aparat tidak akan segan segan menindak mereka jika terbukti melakukan aksi penganiayaan, kriminal atau tindakan melanggar hukum lainnya yang meresahkan warga”, tegas Kapaolres.
Untuk sementara hingga saat ini baru 6 yanag telah ditetapkan sebagai tersangka dan diproses secara hukum. Mereka terbukti terlibat kepemilikan senjata tajam dan pistol serta aksi kekerasan dan penganiayaan di beberapa tempat.

Sudah setengah tahun lebih masyarakat Klaten memang diresahkan dengan keberadaan geng KLITIH yang beranggotakan anak remaja dan masih sekolah ini. Dalam aksinya mereka bergerak secara bergerombol dengan membawa beragai senjata dan merusak serta membacok siapa saja yang mereka temui.

Aksi nekad tersebut sempat membuat suasana kota Klaten, khsusunya dimalam hari mencekam. Banayak warga yang tidak berani keluar malam karena takut menjadi koran keganasan geng KLITIH. Karena geng ini tidak segan membacok siapa saja tanpa pandang bulu.( noe/ist)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...