Normalisasi Sungai Berujung Petaka. 2 Rumah Penduduk Hanyut Terbawa Arus Sungai.

KLATEN MATTANEWS.COM Normalisasi sungai tidak semuanya berdampak baik, jika tidak disertai perencanaan serta tindak lanjut yang matang. Seperti yang dialami warga desa Bener, kecamatan Wonosari Klaten Jawa Tengah ini. Akibat normalisasi yang dilakukan beberapa waktu lalu membuat arus sungai deras dan justru menghanyutkan 2 rumah penduduk.
 
Rumah penduduk yang hanyut terbawa arus sungai.
Lugiyem salah pemilik rumah, mengaku kehilangan dapur dan kamar rumahnya hanyut terbawa arus sungai karena terjadi banjir beberapa waktu lalu. Akibat kejadian tersebut dirinya mengalami kerugian jutaan rupiah. Untuk mengindari kejadian yang lebih parah dirirnya terpaksa mengungsi kerumah saudaranya. Karena jika terjadi banjir susulan kemungkinan besar semua rumahnya bisa hanyut terbawa arus sungai.

“Jika turun hujan deras dan air sungai meluap, kami sangat was was mas. Karena akibat normalisasi sungai yang tidak dilanjutkan dengan pembangunan talud justru mengancam rumah penduduk yang berada dipinggir sungai. Setiap terjadi banjir tanggul sungai tergerus dan rumah penduduk terancam hanyut”, ujar Lugiyem.

Beberapa warga Bunder menjelaskan beberapa waktu lalu memang ada normalisasi sungai di wilayahnya. Namun sayang kegiatan tersebut tidak disertai pembangunan talud disepanjang sungai, khususnya yang berada di dekat rumah penduduk. Akibatnya setiap terjadi banjir mengakibatkan penggerusan tanggul sungai dan kebon penduduk.

”Seharusnya pemerintah kabupaten segera membangun tanggul disepanjang sungai yang melintas diperkampungan warga. Jika tidak bisa-bisa semua rumah penduduk yang berada di pinggir sungai hanyut terbawa air bah”, ujar warga.(neo)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...