Ibu Biadab Penyeret Anak kandungnya Sendiri Kini Dibawa Ke RS Jiwa Untuk Diperiksa.

KLATEN MATTANEWS.COM Kasus penyeretan anak oleh ibu nkandungnya sendiri yaang sempat menjadi viral di media sosisal beberapa waktu lalu, hingga kini masih dalam proses penyelidikan Pihak Kepolisian Polres Klaten Jawa Tengah untuk diperoses secara hukum. Santi Kusuma Sari ibu kandung yang juga pelaku kini dibawa ke rumah sakit jiwa untuk diperiksa kejiwaanya.
 
Petugas saat memintai keterangan pelaku
Dalam kasus ini Polres Klaten juga memeriksa Didik Wijayanto suami pelaku serta beberapa saksi lainnya untuk dimintai keterangannya. Dan jika dalam pemeriksaan di RS Jiwa pelaku tidak ditemukan gangguan kejiwaanya, maka yang bersangkutan akan diproses secara hukum dan dijerat dengan UU perlindngan anak. 

"Jika hasil pemeriksaan di RS Jiwa nanti yang bersangkutan tidak mengalami gangguan jiwa maka, dia akan kami proses dengan UU perlindungan anak", ujar Wakapolres Klaten Kompol Hari S.

Seperti yang terlihat dalam viral di media sosial berapa waktu lalu Santi Kusuma Sari warga dukuh Balong, Desa Paseban Kecamatana Bayat Klaten ini tega menyeret Frasisca Fredela Kusuma W anak kandungan sendiri yang masih berusia 4 tahun. Dengan keji tanpa rasa takut atau menyesal ibu kandung muda ini menyeret anaknya sendiri sejauh 200 meter dengan sepeda motor, yang mengakibatkan luka sekujur tubuh pada sang anak.

Aksi kejam ibu kandung tersebut baru berhenti setelah beberapa warga yang mengetahui langsung menghentikan aksi gila sang ibu. Oleh warga gadis cilik malang tersebut langsung dibawa kerumah sakit terdekat. Sementara beberapa warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat dan diteruskan ke Mapolres Klaten.

Saat ini kodisi anak berangsur membaik. Beberapa luka lecet disekujur tubuh mulai dari lutut tangan, wajah dan kepala berangsur kering. Dan demi keamanan serta keselamatan anak, untuk sementara Fransisca kini dirawat di rumah neneknya. ( aji/neo)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...