Apes. Lilik Jatuh Karena Jeglongan Maut Jalan Ir.Soekarno, HPnya Malah Dibawa Kabur Dua ABG.

KLATEN MATTANES.COMNasib apes dialami Lilik (67) warga warga kelurahan Bareng Lor pemilik soto pecok BARA Klaten saat melintas di jalan Ir Soekarno, Kelurahan Buntalan Klaten Jawa Tengah. Karena kondisi jalan gelap dirinya jatuh terperosok karena ada jeglongan maut ditengah jalan. Akibatnya motor yang dikendarai rusak, sementara HP miliknya merek SIOMY yang terjatuh justru dibawa kabur oleh dua ABG pengendara motor yang berada dibelakangnya.
 
Inilah jeglongan maut jln Ir Soekarno yang sering makan korban
Menurut korban saat itu Jum’at malam sekitar pukul 19.15 dirinya melaju dari arah selatan, usai ada sesuatu kepentingan di Wedi. Namun ketika sampai dijalan Ir.Soekarno, tepatnya sekitar 300 dari RSD Bagas Waras Klaten, kendaraan yang dikemudikan oleng karena terperosok dilobang yang ada persis ditengah jalan. Kondisi jalan yang gelap membuat dirinya tak tahu jika ada jebakan betmen berupa lobang besar ditengah jalan.

Akibat kejadian tersebut dirinya sempat terjatuh. Sementara motornya rusak. Dua pelek kendaraan varionya penyok dan gembos, sedang seuah HP merek SIOMY miliknya ikut lenyap diambil dua ABG yang persis ada dibelakangnya.

“Saat itu saya tengah menuntun motor ketepi jalan. Namun ketika dirinya akan mengambil HP yang terjatuh dilokasi kejadian, tiba tiba dua anak ABG yang ada dibelakangnya lebih dulu mengambil HP tersebut dan langsung kabur. Saya kira dia mau menolong saya, nggak tahunya malah membawa kabur HP saya. Akibat kejadian tersebut saya mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta rupiah”, ujarnya.

Sementara itu menurut beberapa warga setempat, kejadian yang menimpa Lilik pemilik soto pecok BARA Klaten tersebut, merupakan korban yang kesekian kalinya. Dalam dua bulan terakhir ini sudah lebih dari 8 orang yang mengalami hal sama. Beberapa lobang besar yang ada di jalan tersebut seakan memang “sengaja dibiarkan” untuk mencari korban selanjutnya.

“Warga disini heran dan prihatin, mengapa jalan berloang yang sudah memakan korban lebih dari 8 orang ini dibiarkan terus, padahal jalan dalam kondisi seperti itu sudah lebih dari dua bulan ini. Apakah memang sengaja dibiarkan untuk mencari koran berikutnya, atau biar rusak parah dulu, hingga bisa dijadikan proyek”, ujar salah satu warga setempat.(neo)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...