Cegah Difteri Dinkes Klaten Lakukan Gerakan Imunisasi Di Setiap Puskesmas.

KLATEN MATTANEWS.COMMarakanya penyakit difteri yang diakibatkan bakteri corynebacterium di beberapa daerah cukup membuat rasa was-was, khususnya mereka  para orang tua yang memiliki anak kecil. Karena jika lambat dalam penanganan penyakit ini bisa berujung pada kematian.

Di Klaten Jawa Tengah hingga saat ini dapat dipastikan tidak ada warga yang terindikasi terkena apenyakit ini. Hal terebut ditegaskan plt Kepala Dinas Kesehatan Klaten dr Cahyono, menanggapi kekhawatiran warga terkait penyakit difteri. Untuk itu hingga saat ini Dinas Kesehatan melalui seluruh Puskesmas dan Pustu yang ada di wilayah Klaten untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memberikan imunisasi bagi anak anak atau balita.
 
Plt Kepala Dinas Kesehatan Klaten dr Cahyono
“Untuk sementara di wilayaha Klaten dapat dipastikan aman dari difteri, dan mudah mudahan kondisi ini berjalan selamanya. Hingga sat ini kami belum mendapat laporan adanya warga yang terindikasi difteri, namun begitu semuaa petugas kesehatan kita intruksikan tetap waspada dan meningkatkan pelayanan kesehataan pada warga khusunya pemberian imunisasi pada balita”, demikian ditegaskan plt Kepala Dinas Kesehatan Klaten dr Cahyono.

Menurut Cahyono hingga saat ini petugasnya selalu memberikan penyuluhan tentang difteri disetiap kesempatan dan acara. baik ditingkat desa, kecamataan dengan menghadirkan tenaga kesehatan yang ada, tokoh masyarakat, PKK, Posyandu, perangkat dan unsur lainnya.

Selain itu Dinas Kesehatan juga telah memerintahkan kepada semua Puskesmas dan puskesmas pembantu yang ada di semua wilayah Klaten untuk memberikan imunisasi pada balita dan anak, khususnya bayi yang belum pernah mendapat imunisasi. Karena dengan cara ini pencegahan dini dapat dilakukan agar anak terhindar dari penyakit difteri. Selain itu kepada petugas kesehatan di daerah diminta untuk segera melakukan penanganan dini dan berkoordinasi dengan rumah sakit. Jika memang perlu penangan lanjut dan rujukan pasien bisa langsung dibawa ke RSD Bagas Waras atau rumah sakit terdekat.

Terkait dengan vaksin untuk imunisasi, ditegaskan tidak masalah. Stok vaksin untuk kegiatan imunisasi di Klaten cukup. Sehingga warga atak perlu khawatir. “ Untuk persediaan vaksin imunisasi tidak ada masalah. Dan untuk semua tenaga medis telah kita intruksikan tetap siaga dan cepat tanggap agar jika ada pesien dapat segera tertangani sejak dini”, tegasnya.

Penyakit difteri sendiri lanjut dr Cahyono sebenaarnya sudah ada sejak dulu. Penyakit ini lama tidak muncul dan kini muncul kembali. Salah satu penyebab utama munculnya penyakit ini karena akhir akhir ini banyak penolakan dari para orang tua saat anaknya yang baru lahir tidak boleh di imunisasi. Sehingga kekebalaan anak pada suatu penyakit menurun. (mt1)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...