Preman Sadar Kampung Klaten Gelar Pesta Musik Peringati Hari Kesaktian Pancasila.

Aditya K. Penggagas Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
KLATEN MATTANEWS.COM - Ditengah orang sibuk mengungkit-ungkit masa lalu dan menebar issu kebangkitan PKI untuk dijadikan sebagai komoditi politik, banyak orang yang lupa atau sengaja “melupakan” hari kelahiran Pancasila 1 Juni dan tanggal 1 Oktober sebagai hari Kesaktian Pancasila. Hal ini bisa dimaklumi karena hingga saat ini masih ada golongan tertentu yang “belum mau dan bahkan tidak mau menerima” Pancasila sebagai Dasar dan ideologi negara Repubulik Indonesia.  

Namun disaat masih ada orang yang meragukan “kesaktian Pancasila” sebuah kejutan mucul dari warga kampung Klaten, kelurahan Klaten, Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Dimotori Aditya Kristiawan sosok preman sadar, Minggu malam (1/10) warga kampung Klaten menggelar pesta musik guna memperingati hari kesaktian Pancasila, dengan menampilkan orkes melayu Kalimba dari Boyolali, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Suasana panggung hiburan pentas seni
Penggagas sekaligus penyelenggara pesta musik hari kesaktian Pancasila Aditya Kristiawan menjelaskan, kegiatan yang dilakukan masyarakat kampung Klaten adalah gerakan nyata warga atas kecintaan dan kesetiaan pada Pancasila dalam bernegara. Dimana warga kampung Klaten tidak hanya sekedar hapal teks Pancasila namun telah mengimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari. Sehingga warga kampung Klaten selama ini selalu guyub, rukun, tentram aman dan nyaman.

“Kami kami ini dulu memang orang jalanan atau biasa disebut preman. Tapi kini semua sudah berubah. Kami adalah para preman sadar yang sudah bertobat dan kembali kejalan lurus yang benar. Sehingga apa yang kita lakukan saat ini sedapat mungkin bisa berguna bagi masyarakat. Dan cinta kami pada tanah air melebihi cinta pada nyawa kami sendiri”, ujar Aditya saat ditemui dirumahnya.

Terkait dengan pentas musik yang digelar Aditya mengatakan selain guna memperingati hari kesaktian Pancasila, sekaligus memberi hiburan pada masyarakat, apalagi acara seperti ini belum pernah dilakukan, di Klaten. Maka sebagai warga saya memberanikan diri untuk tampil memprakarsai peringatan hari kesaktian Pancasila dengan pagelaran musik, karena hari kelahiran Pancasila tak kalah pentingnya dengan hari nasional lainnya. ”Saya kira di Klaten baru pertama kalinya peringatan hari Kesaktian Pancasila diperingati dengan pagelaran musik seperti ini”, ujarnya.

Terkait dengan keberadaan Pancasila sendiri dengan tegas, Aditya sang preman sadar mengatakan sudah menjadi kuwajiban bagi semua generasi muda mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila dan NKRI dari rongrongan orang atau golongan yang mau menggantikan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
 
Panggung Kesaktian Pancasila untuk Rakyat
“Kami selaku generasi penerus siap mempertaruhkan nyawa demi menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI. Saya berharap agar semua generasi muda diseluruh Inodenisia jangan mudah terpengaruh dan terprofokasi oleh segala bentuk hasutan yang sifatnya merongorong keutuhan NKRI,  apalagi ingin coba coba mengganti ideologi negara. Kita harus berani berada digarda terdepan menghadapi orang orang seperti itui”, tegasnya. (mt.1/red)      
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...