Paroki Wedi Lakukan Donor Darah. Permintaan Darah Di Klaten Meningkat.



Donor darah warga Paroki Wedi Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM - Paroki Wedi, Kabupaten Klaten menggelar aksi sosial donor darah pada Minggu (8/10) pagi. Aksi sosial yang rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali ini bersamaan dengan Misa Lansia. Koordinator Tim Kesehatan Paroki Wedi, Antonius Dwi Noorwahyudi menjelaskan, aksi donor darah ini  merupakan wujud kepedulian umat kepada sesamanya.

“ Dari informasi serta data yang masuk pada kami, saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Klaten seringkali kehabisan/kekurangan stok darah karena banyaknya permintaan. Belakangan ini jumlah warga yang sakit dan harus melakukan transfusi darah semakin meningkat. Untuk itu kamai terpanggil untuk berbagi membantu saudara kita yang membutuhkan”, demikian dijelaskan Antonius Dwi Noorwahyudi disela sela kegiatan donor.

Menurut Dwi, umumnya untuk penderita CRF (Chronic Renal Failure) atau gagal ginjal satu pasien minimal membutuhkan dua kantong darah untuk cuci darah. Sehingga jika satu pasien seminggu sekali melakukan cuci darah, bisa dihitung berapa banyak darah yang dibutuhkan. Untuk itu menurutnya donor darah sangat penting dan berarti karena menyangkut nyawa manusia.

Dwi menyatakan, selain sangat berguna bagi sesama, donor darah juga berguna bagi kesehatan tubuh pendonornya. Sebab secara tidak sadar, setiap satu kantong darah yang didonorkan akan diperiksa atau ditest sebelum ditransfusikan ke orang lain. Seperti tes Hepatis B, Hepatitis C, HIV, VDRL atau sifilis, dan sebagainya.

Sementara dari catatan yanag ada jumlah pendonor di Paroki Wedi semakin meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan, kali ini tercatat sebagai rekor terbanyak jumlah pendonor yang diadakan di Paroki Wedi, yakni 47 pendonor.(km/red1)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...